Penajam

Kapal Tugboat Tenggelam, Pencarian ABK Hilang di Sungai Semoi Sepaku Dilanjutkan Pagi Ini

×

Kapal Tugboat Tenggelam, Pencarian ABK Hilang di Sungai Semoi Sepaku Dilanjutkan Pagi Ini

Sebarkan artikel ini

Pencarian anak buah kapal yang tenggelam di Sungai Semoi akan dilanjutkan hari ini

Lokasi kapal tugboat tenggelam di Sungai Semoi, Sepaku, PPU. Hari ini BPBD dan Basarnas akan kembali melakukan pencarian terhadap korban hilang. TITIKNOL.ID/HO/BPBD PPU

TITIKNOL.ID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara bersama Basarnas Balikpapan, rencananya akan melanjutkan pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK)tugboat Blue Dragon 12 yang hilang di perairan anak Sungai Semoi, Keluarahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, hari ini, Senin (25/7/2022).

Setelah dalam pencarian kemarin, tim gagal menemukan korban yang bernama Erol Samallo.

“Rencana hari ini akan dilanjutkan pencarian,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Marjani

Pada Minggu (24/7/2022) puluhan personel dari BPBD PPU, TNI-Polri dan Basarnas Balikpapan melakukan pencarian teknisi kapal tugboat yang hilang, karena diduga turut tenggelam saat tugboat meledak dan dilanda kebakaran di ujung Teluk Balikpapan.

Dua penyelam dari Basarnas melakukan pencarian dan hasilnya telah menemukan posisi tugboat yang tenggelam.

Selain itu, posisi kamar ABK yang diduga tempat korban berada telah ditemukan.

Namun, dua penyelam dari Basarnas Balikpapan terkendala arus air semakin deras dan diperparah kondisi air menghitam karena tumpahan solar kapal tugboat.

Sehingga, Minggu (24/2/2022) pencarian dihentikan untuk sementara dan dilanjutkan besok pagi.

“Penyelam dari Basarnas sudah menemukan posisi kamar ABD yang disinyalir korban ada di dalam,” terangnya.

Seperti diberikan sebelumnya, seorang anak buah kapal (ABK) tugboat Dragon 12 yang dinyatakan hilang bernama Erol Samallo sampai sekarang belum kunjung ditemukan.

Ia hilang usai tugboat Dragon 12 yang berlabu di Sungai Semoi, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meledak lalu terbakar.

Usai terbakar kapal tersebut lalu tenggelam. Diduga korban tenggelam bersama dengan kapal yang rencananya akan memuat batu bara.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU bersama Basarnas Balikpapan dan TNI-Polri melakukan pencarian.

Baca Juga:   Malam Ini Wayang Semalam Suntuk di Graha Pemuda Penajam

Namun hingga Minggu (24/7/2022) sore korban belum ditemukan.

Menurut Kepala BPBD PPU Marjani untuk mencari korban dua penyelam dari Basarnas Balikapan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

“Ada dua penyelam dari Basarnas yang mencari korban yang hilang,” kata Marjani.

Namun bila pencarian tak juga membuahkan hasil maka Basarnas akan menambah lagi sampai tiga orang penyelam.

Marjani menekankan, pencarian satu kru kapal yang hilang masih terus dilakukan.

“Kami berharap korban cepat ditemukan dalam kondisi apapun,” harapnya.

Sebelumnya, kapal tugboat Dragon 12 yang sedang berlabuh di perairan anak Sungai Semoi, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (23/7/2022) sore kemarin tenggelam

Sebelum tenggelam, kapal tersebut sempat mengalami kebakaran.

Akibat kapal tenggelam, satu anak buah kapal (ABK) hilang sementara 11 orang lainnya berhasil diselamatkan.

Namun demikian, sejumlah ABK mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit di Balikpapan untuk mendapat perawatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Marjani mengatakan, kapal tugboat yang berlabuh di perairan anak Sungai Semoi berada di samping kapal tongkang Sea Dragon 2712.

Saat sedang berlabuh, tiga-tiba ABK mendengar ledakan dari bagian tengah kapal dan menyebabkan kapal tenggelam.

Kebakaran hebat yang melanda kapal tugboat menyebabkan kapal tenggelam.

“Informasi yang kami dapatkan, ada ledakan di bagian tengah kapal,” kata Marjani.

Saat terjadi ledakan sontak kru kapal bergegas menyelamatkan diri menggunakan sekoci.

Para kru yang lain pun ada yang melompat dari atas kapal tugboat untuk menyelamatkan diri dan berenang menuju sekoci.

Kru yang berada di atas sekoci pun bersusah payah mendayung perahu penyelamat untuk menghindari kapal tugboat yang secara perlahan tenggelam.

Baca Juga:   Berikut Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di PPU Besok Minggu (17/7/2022)

Dari 12 kru kapal tugboat sebanyak 11 orang berhasil menyelamatkan diri.

Sementara satu kru, yalni Erol Samallo dinyatakan hilang.

Kru yang bertugas sebagai teknisi itu diduga tenggelam dan masih dalam proses pencarian.

“Satu kru dinyatakan hilang. Kemudian tujuh kru selamat tanpa luka-luka dan empat kru mengalami luka,” ujarnya.

Tujuh kru kapal yang selamat tanpa luka-luka telah dibawa ke Balikpapan untuk dimintai keterangan oleh pihak berwajib.

Sedangkan empat kru yang mengalami luka dibawa ke Puskesmas Tengin Baru, Kecamatan Sepaku untuk mendapatkan perawatan.

“Korban luka-luka di rawat di Puskesmas di Desa Tengin Baru,” ujarnya.

Marjani mengungkapkan, kapal tugboat Blue Dragon 12 dan tongkang Sea Dragon 2712 telah berlabuh di perairan anak Sungai Semoi sejak Rabu (20/7/2022) lalu setelah menempuh perjalanan dari Madura, Jawa Timur.

Kapal tersebut berlabuh di perairan anak Sungai Semoi untuk menunggu antrean bongkar muat batu bara di Pelabuhan Semoi Prima Lestari (SPL).

Setelah bongkar muat, rencananya mereka akan melanjutkan pelayaran ke Berau. (*)