Penajam

569 Ekor Sapi di PPU Diberi Vaksin Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

×

569 Ekor Sapi di PPU Diberi Vaksin Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

Sebarkan artikel ini

Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan vaksinasi sapi ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Dinas Pertanian PPU mulai melakukan vaksinasi sapi ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku. TITIKNOL.ID/HO/BPBD

TITIKNOL.ID,PENAJAM– Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan vaksinasi sapi ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Vaksinasi ini dilakukan di Desa Labangka Barat, Desa Babulu Darat dan Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu, Rabu (3/8/2022).

Sementara vaksinasi PMK dilakukan di Kelompok Tani Lestari, Desa Gunung Intan sebanyak 174 ekor, kemudian Kelompok Tani Maju, Desa Labangka Barat sebanyak 170 ekor.

Sementara pada Kelompok Tani Mugi Rejo Mandiri Desa Babulu Darat sebanyak 154 ekor.

Sedangkan di Kelompok Ternak Sido Makmur Rt 08, Desa Labangka Barat sebanyak 27 ekor sapi, dan di Kelompok Tani Mugirejo, Desa Babulu Darat dengan 21 ekor sapi serta Kelompok Tani Sinar Tani, Desa Gunung Intan sebanyak 23 ekor sapi.

Dalam vaksinasi ini sebanyak 569 ekor sapi diberikan vaksin guna mencegah penyebaran PMK di PPU.

Selain vaksinasi, Dinas Pertanian dibantu BPBD PPU, Dinas Peternakan Kaltim juga melakukan penyemprotan kandang sapi milik kelompok ternak.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU Arief Murdiyatno mengatakan, vaksinasi sapi ternak mulai dilakukan di daerah perbatasan PPU dengan Paser untuk mencegah penularan virus PMK pada Rabu (3/8/2022).

Sebanyak 900 dosis vaksin PMK yang disiapkan untuk menyasar ternak sapi di Kecamatan Babulu.

Sapi ternak yang diprioritaskan divaksin adalah yang masuk program korporasi di lima desa di Kecamatan Babulu, yakni di Desa Labangka Barat, Desa Babulu Laut, Desa Gunung Intan, Gunung Mulia dan Desa Gunung Makmur.

“Kita prioritaskan vaksinasi PMK di Kecamatan Babulu, karena perbatasan dengan Paser,” kata Arief.

Distan hanya menyasar terlebihdahulu vaksinasi PMK bagi ternak sapi yang masuk program korporasi sebab, kuota vaksin PMK dari pemerintah pusat sangat terbatas.

Baca Juga:   Lagi, Bupati PPU Nonaktif AGM Jadi Tersangka Kasus Penyertaan Modal Perumda

“Jumlah sapi ternak di Kecamatan Babulu ada 3.000 sampai 4.000 ekor. Sedangkan, vaksin yang kami terima terbatas,” jelasnya.

Namun ia belum bisa menjelaskan sampai kapan vaksinasi sapi ini akan berakhir. (*)