TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Infrastruktur jalan yang membelah wilayah Kalimantan Timur terus menunjukkan progres signifikan.
Kabar terbaru, akses penghubung dari Kutai Kartanegara menuju Bontang kini telah rampung sepenuhnya dan sudah mulai dinikmati oleh masyarakat luas.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat melakukan peninjauan lapangan dalam rangkaian Safari Ramadan.
Rute yang dipantau meliputi wilayah pesisir hingga jantung pedalaman, mulai dari Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu.
Di wilayah pesisir Marangkayu, Seno memastikan pengerjaan fisik jalan tidak lagi menyisakan hambatan.
“Hasil Safari Ramadan kali ini, kita pantau dari Kutai Kartanegara ke arah Bontang. Jalur Marangkayu-Bontang sudah 100 persen jadi dan saat ini sudah dinikmati masyarakat,” ujar Seno Aji, Minggu (22/3/2026).
Selain mengecek progres fisik, momentum turun ke lapangan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga setelah setahun kepemimpinan pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
Seno menjelaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah mempercepat jalur penghubung Kukar menuju Kutai Barat (Kubar) yang pengerjaannya tengah dikejar secara intensif.
Komitmen ini dibuktikan dengan alokasi anggaran jumbo agar jalur tersebut layak dan nyaman dilalui.
“Untuk jalur Kukar ke Kubar, saat ini pengerjaan sedang berjalan dengan dukungan anggaran kurang lebih sekitar Rp 196 miliar dan Rp 76 miliar,” tambahnya.
Tak hanya berhenti di Kubar, urat nadi transportasi menuju Mahakam Ulu (Mahulu) juga mendapat perhatian serius.
Tahun ini, Pemprov Kaltim mengucurkan dana sebesar Rp 90 miliar.
Anggaran tersebut kian kokoh dengan adanya dukungan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) sebesar kurang lebih Rp 250 miliar untuk memperkuat infrastruktur di wilayah pedalaman tersebut.
Seno memaparkan, dari total target pembangunan sepanjang 136 kilometer, progres di lapangan telah melampaui angka 80 kilometer.
Pemerintah optimistis sisa pembangunan akan terus dikejar hingga tuntas pada tahun 2027 mendatang.
“Masih ada sekitar 13 kilometer lagi yang akan kita bangun di tahun 2027. Targetnya, total 136 kilometer itu rampung sepenuhnya di 2027. Saat ini, sudah lebih dari 80 kilometer yang selesai,” pungkasnya.
(*)












