HeadlineTitiknolTekno

Daftar Pekerjaan yang Bakal Hilang Ditelan Kecanggihan Ai, Apakah Profesi Anda Masih Aman?

88
×

Daftar Pekerjaan yang Bakal Hilang Ditelan Kecanggihan Ai, Apakah Profesi Anda Masih Aman?

Sebarkan artikel ini
PROFESI YANG EKSIS - Ilustrasi gambar di antara profesi yang ditekuni masyarakat perkotaan. Jangan takut dengan AI. Meski jutaan pekerjaan hilang, jutaan peluang baru sedang mengantre. Siapkan keterampilan ini agar Anda tetap dicari di tahun 2027. (Gemini Ai)

Jangan takut dengan AI! Meski jutaan pekerjaan hilang, jutaan peluang baru sedang mengantre. Siapkan keterampilan ini agar Anda tetap dicari di tahun 2027

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Laju teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar bumbu film fiksi ilmiah.

Di dunia nyata, AI hadir sebagai solusi sekaligus disrupsi yang memaksa manusia untuk segera “bersahabat” dengan perubahan agar tetap relevan di pasar kerja.

Meski menawarkan efisiensi tinggi, bayang-bayang pemutusan hubungan kerja akibat otomatisasi kian nyata.

Laporan terbaru dari National Foundation for Educational Research memprediksi setidaknya 3 juta pekerjaan di Inggris akan digantikan oleh AI pada tahun 2035.

Pekerjaan di sektor perdagangan, pengoperasian mesin, hingga tugas administratif menjadi barisan yang paling rentan terdampak.

Distribusi Kerja yang tak Merata

Namun, AI tidak hanya datang untuk “mengambil” pekerjaan.

Di sisi lain, teknologi ini diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 2,3 juta lapangan kerja baru bagi mereka yang memiliki keterampilan khusus.

Jude Hillary, salah satu penulis laporan tersebut, menyebutkan bahwa kekhawatiran masyarakat sangatlah wajar.

Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa hilangnya pekerjaan saat ini sering kali dipicu oleh faktor ekonomi yang lesu dan keengganan pengusaha mengambil risiko, bukan semata-mata karena kehadiran robot.

Tantangan terbesarnya adalah bagi pekerja dengan keterampilan rendah.

“Mereka yang kehilangan pekerjaan akan menghadapi hambatan besar untuk kembali ke pasar tenaga kerja jika tidak segera meningkatkan skill mereka,” jelas Hillary, sebagaimana dikutip dari The Guardian.

Siapa yang Bertahan dan Siapa yang Terancam?

Menariknya, kerentanan terhadap AI tidak hanya menyerang pekerja kasar.

Penelitian dari King’s College mengungkapkan bahwa profesi dengan gaji tinggi seperti konsultan manajemen, psikolog, hingga praktisi hukum kini mulai merasakan dampaknya, terutama sejak kehadiran teknologi seperti ChatGPT.

Sebaliknya, profesi yang mengandalkan ketangkasan fisik dan interaksi manusiawi yang kompleks justru diprediksi tetap kokoh.

Baca Juga:   Dari Banjir jadi Berkah, Kisah Kota Spons di China Disulap Hutan Impian

Atlet, kontraktor bangunan, hingga tukang batu masuk dalam daftar pekerjaan yang sulit digantikan oleh algoritma secanggih apa pun.

Bukan hanya Inggris, fenomena ini bersifat global. Berdasarkan laporan Future of Work 2023 dari Forum Ekonomi Dunia (WEF), sekitar 83 juta lapangan pekerjaan diperkirakan akan punah dalam periode 2023–2027.

Sektor media, hiburan, dan olahraga disebut akan mengalami perubahan paling drastis.

Berikut 15 daftar pekerjaan yang akan punah hingga 2027 menurut laporan WEF:

  • Teller bank
  • Petugas pos
  • Kasir dan loket
  • Data entry
  • Sekretaris dan administrasi
  • Staf pencatat stok (stock-keeping)
  • Staf akuntansi, pembukuan, dan payroll
  • Legislator dan pejabat pemerintahan
  • Staf statistik, asuransi, dan keuangan
  • Sales door-to-door, pedagang kaki lima, dan penjual koran
  • Satpam
  • Manajer kredit dan pinjaman
  • Penyelidik dan pemeriksa klaim
  • Penguji software
  • Relationship manager

(*)