TitiknolTekno

Akses Pengetahuan Terancam, Desakan Pembukaan Blokir Login Wikipedia

42
×

Akses Pengetahuan Terancam, Desakan Pembukaan Blokir Login Wikipedia

Sebarkan artikel ini
Desain menarik soal Wikipedia. Penelusuran menunjukkan bahwa domain auth.wikimedia.org telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui sistem Trust Positif. (Gemini Ai)

Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, akses terhadap data lingkungan yang akurat di Wikipedia justru diputus. Pemblokiran fitur login Wikipedia oleh pemerintah menghambat para ahli dan aktivis untuk memverifikasi fakta lingkungan hidup. Jangan biarkan disinformasi merajalela

TITIKNOL.ID, JAKARTA – Sejak sore hari tanggal 25 Februari 2026, pengguna Wikipedia di Indonesia melaporkan kegagalan akses masuk (login) ke portal Wikipedia.org.

Meskipun laman utama masih dapat dibaca, fitur login bagi para editor tidak dapat digunakan.

Penelusuran menunjukkan bahwa domain auth.wikimedia.org telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui sistem Trust Positif.

Tindakan pemblokiran ini secara langsung melumpuhkan proses produksi pengetahuan kolaboratif.

Tanpa akses login, para penyunting terpaksa bekerja secara anonim, yang berisiko menurunkan akuntabilitas dan validitas artikel karena mekanisme pengawasan komunitas tidak berjalan optimal.

Dampak paling krusial dirasakan oleh para administrator yang memegang mandat menjaga integritas konten.

Tanpa akses, mereka tidak dapat menangani vandalisme (perusakan artikel), mengunci halaman sensitif, maupun menegakkan standar editorial.

Masalah ini juga merembet ke proyek saudara lainnya seperti Wikidata, Wikisource, dan Wiktionary, yang merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan global dan rujukan utama pelajar serta mahasiswa di Indonesia.

Kebijakan ini menambah panjang daftar pelanggaran hak digital di Indonesia dan mencederai prinsip demokrasi.

Berdasarkan Pasal 19 DUHAM serta Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui Undang-undang No. 12 Tahun 2005, negara wajib melindungi hak warga untuk mencari dan menyebarkan informasi.

Sesuai standar internasional, setiap pembatasan informasi harus melalui three-part test: legalitas, kebutuhan/proporsionalitas, dan tujuan yang sah.

Pemblokiran sewenang-wenang ini juga bertentangan dengan United Nations Global Principles for Information Integrity yang menekankan bahwa penanganan konten harus transparan dan menghormati hak asasi manusia.

Baca Juga:   Revolusi Sampah jadi Listrik, Siap Dibangun 7 Pembangkit Raksasa dengan Sekitar 200 MW

Koalisi Damai memandang pemblokiran ini sebagai dampak dari kebijakan sensor yang kian regresif, didukung oleh Permenkominfo No. 5/2020 dan perubahannya (Permenkominfo No. 10/2021) terkait PSE Lingkup Privat.

Kebijakan ini tidak proporsional dan justru merugikan dunia pendidikan Indonesia karena menghambat kurasi informasi yang akurat.

Pernyataan Sikap Koalisi Damai

Menanggapi situasi ini, Koalisi Damai dengan tegas mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk:

Segera memulihkan akses halaman login Wikipedia (auth.wikimedia.org).

Memprioritaskan kepentingan publik dan HAM dalam tata kelola ruang digital di atas langkah pemblokiran yang merugikan masyarakat.

Menghentikan praktik pemblokiran non-transparan dan meninjau ulang sistem pemantauan konten dengan melibatkan partisipasi masyarakat sipil serta pakar independen.

Menjamin hak pemulihan (remedy) bagi pihak yang dirugikan, termasuk permintaan maaf resmi atas langkah pemblokiran sewenang-wenang ini.

Tentang Koalisi Damai Koalisi Demokratisasi dan Moderasi Ruang Digital Indonesia (Koalisi Damai) adalah aliansi 16 organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pemberantasan disinformasi dan ujaran kebencian, sekaligus memperjuangkan tata kelola digital yang demokratis berbasis hak asasi manusia. (*)