Nasional

VIRAL! Bupati Bulungan Syarwani Dikira Masinton Pasaribu, Tegaskan Bukan Kader PDI-P

406
×

VIRAL! Bupati Bulungan Syarwani Dikira Masinton Pasaribu, Tegaskan Bukan Kader PDI-P

Sebarkan artikel ini
MASINTON DAN SYAHWANI - Kader PDIP Masinton batal mengikuti retret yang diselenggarakan pemerintah pusat (Kiri) Bupati Bulungan saat diwawancarai awak media (kanan) (HO/Titiknol.id)

TITIKNOL.ID – Bupati Bulungan, Syarwani, menjadi sorotan setelah dirinya dikira sebagai politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu.

Kejadian ini terjadi saat Syarwani tiba di Bandara Yogyakarta International Airport pada Jumat (21/2/2025).

Penampilan Syarwani yang mengenakan topi coklat dan kacamata semakin membuatnya mirip dengan Masinton.

Akibatnya, sejumlah wartawan yang menunggu di bandara langsung menghampirinya dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kebijakan PDI-P.

“Pak, bagaimana soal instruksi Bu Megawati?” tanya salah seorang wartawan.

Pertanyaan tersebut merujuk pada instruksi Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, yang melarang kadernya untuk mengikuti retret di Magelang.

Mendengar pertanyaan itu, Syarwani pun tersenyum dan langsung meluruskan kesalahpahaman tersebut.

“Saya bukan orang PDI, Mas,” tegasnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya merupakan kader Partai Golkar dan tidak ada keterkaitan dengan PDI-P maupun kebijakan partai tersebut.

Syarwani, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bulungan periode 2021–2024, baru saja terpilih kembali untuk periode 2025–2030.

Dalam pernyataan sebelumnya, ia menekankan pentingnya keberagaman dan persatuan dalam membangun Kabupaten Bulungan.

“Saya mengajak seluruh warga Kabupaten Bulungan untuk menjaga rasa kebersamaan dan membangun persatuan serta kekompakan sebagai langkah awal melakukan pembangunan di Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani dalam siaran persnya usai menghadiri Pelantikan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Meski sempat menjadi pusat perhatian karena insiden lucu ini, Syarwani menanggapinya dengan santai.

Ia pun melanjutkan agenda kunjungannya di Yogyakarta tanpa kendala. (*)