Nasional

Kapolri Pastikan Solidaritas TNI-Polri Tetap Kuat Pasca Insiden Mapolres Tarakan

186
×

Kapolri Pastikan Solidaritas TNI-Polri Tetap Kuat Pasca Insiden Mapolres Tarakan

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diwawancarai awak media.

TITIKNOL.ID – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas antara TNI dan Polri tetap terjaga meskipun terjadi insiden penyerangan di Mapolres Tarakan oleh sejumlah oknum prajurit TNI.

Ia memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu sinergi kedua institusi dalam menjaga keamanan negara.

“Saya kira Pangdam dan Kapolda sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan. TNI dan Polri tetap solid serta terus bekerja sama dalam menjaga dan mengawal negeri ini,” ujar Kapolri di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (25/2) malam.

Kapolri menekankan bahwa insiden ini bukanlah cerminan hubungan institusional antara TNI dan Polri, melainkan kejadian yang sedang ditangani sesuai prosedur.

Menurutnya, langkah-langkah penanganan telah disiapkan oleh Pangdam dan Kapolda agar situasi tetap terkendali.

“Apakah ini mengganggu solidaritas TNI-Polri? Tidak ada. Karena sudah ada langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Pangdam dan Kapolda,” tegas Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga solidaritas dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin harus semakin diperkuat dalam berbagai sektor, termasuk pengawalan kebijakan pemerintah dan tugas-tugas di lapangan.

“Kita selama ini sudah menjalankan berbagai program bersama, termasuk menjaga ketahanan pangan dan melaksanakan tugas keamanan. Ke depan, sinergitas dan solidaritas ini harus terus ditingkatkan,” terangnya.

Kapolri juga menyebutkan bahwa setiap pimpinan di kedua institusi memahami pentingnya menjaga kekompakan.

“Saya kira masing-masing komandan sudah memahami hal ini. Kami juga sepakat dengan Panglima TNI untuk terus menjaga serta meningkatkan sinergitas yang sudah ada,” lanjutnya.

Sebelumnya, pada Senin (24/2) sekitar pukul 23.30 WITA, sekelompok oknum anggota TNI menyerang Mapolres Tarakan, mengakibatkan sejumlah fasilitas kepolisian rusak dan enam anggota polisi luka-luka.

Baca Juga:   Hacker PDNS Minta Maaf! Bakal Beri Kunci Data Gratis Besok

Menanggapi insiden tersebut, Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah prajurit yang diduga terlibat.

“Memang benar semalam kami mendapat informasi bahwa di Tarakan terjadi insiden antara oknum anggota TNI dengan Polri. Namun, ini masih dalam tahap pemeriksaan,” ujar Pangdam melalui Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel (Kav) Kristiyanto, dalam keterangan yang diterima di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (25/2).

Pangdam menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kejadian ini sesuai dengan prosedur yang berlaku dan memastikan agar insiden serupa tidak terulang. (*/)