TITIKNOL.ID – Semua orang pasti pernah mengalami demam.
Demam adalah kondisi umum yang seringkali merupakan gejala dari infeksi atau berbagai jenis penyakit mulai dari yang ringan, hingga yang serius seperti demam berdarah.
Untuk diketahui, gejala demam berdarah pada fase awal memang mirip dengan sakit demam biasa.
Itulah sebabnya banyak kasus demam berdarah yang jadi fatal karena terlambat ke dokter.
Lantas, apa bedanya demam biasa dengan demam berdarah?
Dikutip dari www.halodoc.com, secara umum ada beberapa tanda yang patut dicurigai sebagai gejala demam berdarah.
Salah satu cara membedakan demam biasa dan demam berdarah adalah dengan melihat gejala yang menyertainya.
Pada demam berdarah, selain gejala demam, akan ada gejala lain yang muncul seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri pada bagian belakang mata, dan ruam kulit.
Selain itu, demam berdarah juga dapat memunculkan gejala seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare, khususnya pada anak.
Orangtua harus benar-benar hati-hati dan menuangkan perhatian ekstra jika Si Kecil masih berusia di bawah 5 tahun.
Sebab, balita biasanya belum bisa mengungkapkan semua keluhan sakitnya dengan jelas dan spesifik.
Ia bisa saja hanya menangis ketika merasa tubuhnya sakit.
Hati-hati juga jika gejala demam tiba-tiba turun setelah 3 hari.
Sebab, pada kasus demam berdarah dengue, suhu tubuh yang turun setelah 3 hari merupakan fase kritis.
Jadi, jangan sampai terkecoh dengan siklus demam yang dikenal dengan sebutan “demam pelana kuda” ini.
Waspadai juga adanya risiko demam berdarah jika ada orang di lingkungan sekitar rumah yang telah terkena demam berdarah sebelumnya.(*)
Apa Bedanya Demam Biasa dengan Demam Berdarah?












