TITIKNOL.ID – Generasi muda patut waspada, jumlah kasus penyakit batu ginjal pada usia muda mengalami peningkatan.
Jenis kelamin laki-laki lebih berpotensi mengalami batu ginjal dibandingkan perempuan.
Penyakit batu ginjal juga tidak boleh dianggap sepele.
Pasalnya, jika tidak ditangani dengan tepat, batu ginjal bisa menyumbat saluran kencing.
Ukuran yang sangat besar juga bisa menyumbat saluran kencing sehingga menyebabkan terjadinya komplikasi batu ginjal
Dikutip dari royalprogress.com, gejala batu ginjal akan sulit dideteksi pada tahap awal.
Namun, ketika batu masuk ke ureter dan timbul nyeri, barulah Anda menyadari ada yang salah.
Ureter adalah saluran yang menyambungkan ginjal dengan kandung kemih.
Jika di ureter terdapat batu ginjal, batu dapat menghambat kelancaran aliran urin dan mengakibatkan pembengkakan ginjal juga saluran ureter tegang. Hal ini bisa sangat menyakitkan.
Pada saat itu juga, Anda mungkin mengalami gejala-gejala berikut.
1. Sakit Parah dan Tajam di Beberapa Bagian
Gejala sakit batu ginjal pertama, kolik ginjal.
Gejala ini merupakan gejala khas penderita batu ginjal, yakni sakit yang teramat sangat di bagian samping dan belakang.
Tepatnya di bawah tulang rusuk, pinggang.
Selain itu, nyeri bisa menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan.
Rasa sakitnya bisa datang tiba-tiba kemudian hilang dengan intensitas berfluktuasi, bisa sangat nyeri bisa ringan.
Rasa sakit akibat batu ginjal juga bisa berubah-ubah; misalnya, berpindah ke lokasi yang berbeda saat batu bergerak melalui ureter.
2. Nyeri saat Buang Air Kecil
Kemudian, Anda juga akan merasa nyeri atau sensasi terbakar ketika berkemih.
Hal ini terjadi karena batu telah masuk ureter dan berada di perbatasan antara ureter dengan kandung kemih.
3. Warna Urine Keruh, Berbusa, dan Berbau
Ketika Anda cermati, penderita batu ginjal memiliki urin dengan warna keruh.
Bisa merah muda atau merah sebab ada darah di dalamnya atau Hematuria.
Selain itu, urine juga bisa berwarna cokelat.
Terkadang bisa berbusa dan berbau kurang sedap.
Dalam urine juga sering terlarut butiran pasir batu ginjal.
4. Hyperuria
Hyperuria terkenal dengan istilah anyang-anyangan atau beser atau sering buang air kecil dengan volume sedikit.
Kondisi ini terjadi karena aliran urin terhambat batu dalam ureter.
Dalam tahap serius, Anda bahkan tidak dapat berkemih.
5. Mual hingga Muntah
Terkadang, Anda juga merasakan mual hingga muntah sebagai respons dari sakit yang begitu hebat.
Hal ini bisa terjadi sebab saraf ginjal dan pencernaan terhubung.
6. Kembung
Selain menyebabkan masalah pencernaan, cairan yang tidak keluar dalam bentuk urin menyebabkan terjadinya penumpukan cairan dalam tubuh.
Alhasil, Anda lebih sering merasa kembung.
7. Kurang Nafsu Makan
Dampak lanjutan dari mual dan kembung adalah hilangnya nafsu makan.
Selain itu, nyeri pada bagian-bagian tertentu juga menyebabkan tubuh tidak nyaman.
Jika sudah demikian dapat memicu masalah kesehatan lain.
Alhasil, ketika ada asupan masuk, ginjal pun kurang nyaman dan mengalami masalah.
8. Demam dan Menggigil
Selain itu, demam dan meriang juga menjadi gejala umum ketika ada yang tidak beres dengan tubuh.
Termasuk jika ginjal bermasalah serius seperti infeksi atau komplikasi.
9. Tubuh Tidak Nyaman
Dari gejala di atas dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada tubuh sehingga bisa memicu rasa gelisah berlebihan dan sulit istirahat.
Di beberapa kasus, Anda mungkin sulit berbaring dengan tenang.(*)
Ciri-Ciri Orang Sakit Batu Ginjal, Pria Lebih Berpotensi Terkena












