TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kehadiran dua pemain asal Jepang, Takumu Nishihara dan Kodai Nagashima, menjadi warna baru dalam skuad Persiba Balikpapan.
Meski sempat terkendala bahasa, tim berjuluk Beruang Madu mampu menunjukkan adaptasi cepat demi menjaga kekompakan permainan.
Pemain muda Persiba, Lorensius Amanat Sabda, mengungkapkan bahwa komunikasi di lapangan tetap berjalan efektif melalui bahasa isyarat serta bantuan bahasa Inggris dasar yang dikuasai kedua pemain asal Negeri Sakura tersebut.
“Puji Tuhan, adaptasi mereka tidak memakan waktu lama. Memang ada kendala bahasa, tapi kami atasi dengan bahasa isyarat. Mereka juga paham sedikit bahasa Inggris, kami pun saling menyesuaikan,” ujar Sabda, Rabu (24/9/2025).
Adaptasi itu membuahkan hasil saat Persiba menaklukkan Persipal FC di Stadion Batakan, Minggu malam.
Takumu dan Kodai tampil impresif dan sama-sama mencetak gol, membuktikan kontribusi nyatanya dalam lini serang tim.
Sabda mengaku bangga bisa bermain bersama dua pemain asing yang tak hanya berpengalaman, tetapi juga memberi teladan dalam hal kedisiplinan dan cara bermain yang cerdas.
“Bermain dengan pemain asing seperti mereka sangat berkesan. Mereka disiplin, dan mengajarkan kami, pemain muda, untuk bermain dengan otak, bukan hanya mengandalkan otot,” tuturnya.
Dalam formasi permainan, Sabda kerap menjadi tandem Takumu di lini depan, sementara Kodai berperan sebagai pengatur serangan dari lini kedua.
Kombinasi ketiganya menjadikan komunikasi sebagai kunci utama, meski terkadang dibantu oleh bahasa tubuh dan intuisi di lapangan.
Setelah kemenangan meyakinkan atas Persipal, Persiba kini memfokuskan persiapan untuk laga tandang menghadapi PSIS Semarang dan Kendal Tornado di Stadion Jatidiri, Semarang, pada pekan depan. (*)












