SamarindaTitiknolKaltim

Sebagian Mahasiswa Kaltim Klaim Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Soeharto

168
×

Sebagian Mahasiswa Kaltim Klaim Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Soeharto

Sebarkan artikel ini
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Kalimantan Timur menggelar dialog kebangsaan sekaligus deklarasi dukungan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2, almarhum Jenderal Besar (Purn.) H.M. Soeharto. 

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Kalimantan Timur menggelar dialog kebangsaan sekaligus deklarasi dukungan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2, almarhum Jenderal Besar (Purn.) H.M. Soeharto. 

Acara berlangsung di Kafe Bagios, Jalan KH Abdurrasyid, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (8/11/2025) malam.

Sekretaris Jenderal AMAN Kaltim, Febri Wahyudi, memimpin langsung deklarasi yang dihadiri sekitar 60 mahasiswa. 

Ia menegaskan bahwa Soeharto layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena kontribusinya yang besar terhadap bangsa.

“Kepahlawanan diukur dari pengabdian sejati. Jasa-jasa Soeharto adalah pondasi kokoh yang menopang Indonesia hingga hari ini,” ujar Febri.

Alasan Dukungan

Dalam pernyataannya, AMAN Kaltim menyoroti sejumlah peran penting Soeharto:

  • Penyelamat Ideologi Bangsa : terlibat dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 dan menumpas G30S/PKI.
  • Bapak Pembangunan Nasional : membawa Indonesia mencapai swasembada beras, membangun infrastruktur, serta membuka akses pendidikan dan ekonomi.
  • Keadilan Sejarah dan Kenegarawanan : kontribusi fundamental yang mengubah nasib bangsa dinilai pantas mendapat pengakuan negara.

Isi Deklarasi

Dalam sikap resminya, AMAN Kaltim menyatakan:

1. Mendukung penuh pemerintah untuk segera menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

2. Mendesak Dewan Gelar agar memproses usulan berdasarkan jasa besar Soeharto dalam mempertahankan Pancasila dan membangun ekonomi bangsa.

3. Menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk menghargai sejarah secara utuh dan objektif.

“Memberikan gelar Pahlawan Nasional adalah bentuk penghargaan tertinggi negara atas pengabdian beliau dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kesejahteraan Indonesia,” tegas Febri.

Gerakan Nasional

Febri menambahkan, aksi deklarasi ini tidak hanya dilakukan di Samarinda, tetapi juga serentak di 15 provinsi lain di Indonesia. 

Menurutnya, Samarinda menjadi puncak dari rangkaian deklarasi mahasiswa mendukung Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.

Baca Juga:   Pengalaman Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Saat Kecil, Belajar Al Quran pada Subuh-subuh

Mahasiswa Bersatu! Nusantara Kuat! Indonesia Emas!,” seru peserta deklarasi yang kompak menggemakan yel-yel AMAN. (*)