Nasional

Rusak Lingkungan hingga Picu Bencana, Presiden Prabowo Janji Tertibkan Pembalakan Liar

98
×

Rusak Lingkungan hingga Picu Bencana, Presiden Prabowo Janji Tertibkan Pembalakan Liar

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto/Foto: Dok. Tangkapan layar YouTube BPMI Sekretariat Presiden

TITIKNOL.ID – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk membasmi praktik pembalakan liar di kawasan hutan.

Sikap tegas ini disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di tengah sorotan publik terhadap kerusakan lingkungan di sejumlah wilayah Sumatera.

‎Belakangan, isu kerusakan alam di Pulau Sumatera kembali mengemuka seiring maraknya bencana alam berupa banjir bandang dan longsor.

Banyak pihak menilai pembalakan hutan secara ilegal dan tidak terkendali menjadi salah satu pemicu utama bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

‎Menanggapi hal tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik pembalakan liar.

Ia memastikan penertiban sudah mulai dilakukan dan akan terus diperkuat.

‎“Saya mau tertibkan semua itu. Pembalakan liar akan kita tertibkan. Sudah kita mulai tertibkan,” tegas Prabowo saat berada di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (14/12/2025).

‎Tak hanya kepada aparat pusat, Prabowo juga memberikan pesan keras kepada seluruh kepala daerah agar lebih serius mengawasi aktivitas penebangan hutan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat krusial dalam mencegah kerusakan lingkungan.

‎Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menyapa warga terdampak banjir bandang dan longsor di posko pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025).

‎“Kita harus jaga lingkungan hidup kita, alam kita. Semua harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan,” ujar Prabowo di hadapan para pengungsi.

‎Ia juga meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan agar praktik-praktik perusakan lingkungan tidak terus berulang.

Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan masyarakat.

‎“Kita minta Pemda semua lebih waspada, lebih awasi. Kita jaga alam kita sebaik-baiknya,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) sebelumnya telah menemukan lima lokasi pembalakan liar yang diduga menjadi penyebab utama bencana di Sumatera.

Baca Juga:   PLN Journalist Award Kembali Hadir! Kulik Transisi Energi dari Sudut Pandang Jurnalis

Seluruh lokasi tersebut telah disegel, terdiri atas dua titik di area konsesi PT TPL serta tiga titik pada lahan Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) atas nama JAM, AR, dan DP. (*/)