TITIKNOL.ID – Borneo FC mengalami penurunan performa setelah sempat meraih 11 kemenangan beruntun sejak awal Super League 2025/2026.
Bahkan di tiga pertandingan terakhir, Pesut Etam tak pernah lagi menang.
Mereka kalah dua kali, dari Bali United (0-1), dan Persib Bandung (1-3), serta bermain imbang melawan Persebaya Surabaya (2-2).
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengungkapkan ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dibereskannya.
Pekerjaan yang dimaksud adalah bagaimana memulihkan kondisi pemain yang ada saat ini.
Hal itu disebutnya sebagai kesulitan karena jika ada pemain yang absen karena cedera, pilihan penggantinya terbatas.
“Tujuan utama kami adalah bisa mendapatkan yang terbaik dari pemain yang ada saat ini,” katanya di laman resmi Borneo FC.
“Menjaga kondisi mereka tetap baik, sehingga mereka selalu siap untuk bermain,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Lefundes pun menambahkan telah dibukanya jendela transfer kedua menjadi opsi untuk menambah kekuatan tim.
“Ini adalah situasi yang kami harus pintar dalam mengambil keputusan. Karena ini juga berkaitan dengan anggaran,” tuturnya.
Borneo FC telah merekrut satu pemain asing pada bursa transfer jendela kedua.
Pemain yang dimaksud berasal dari Argentina, Marcos Astina.
Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya memperkuat klub Divisi II Liga Argentina, San Telmo.
Eks pemain Timnas U17 Argentina itu mampu bermain sebagai pemain sayap, gelandang serang, maupun penyerang. (*)










