TitiknolSport

Strategi Perombakan Borneo FC Samarinda, Efisiensi Anggaran dan Kedatangan Marcos Astina

100
×

Strategi Perombakan Borneo FC Samarinda, Efisiensi Anggaran dan Kedatangan Marcos Astina

Sebarkan artikel ini
PERSIAPAN BORNEO SAMARINDA - Pemain inti Borneo FC Samarinda latihan bersama di Samarinda, Kalimantan Timur. Menjelang laga tandang krusial melawan Persis Solo pada Jumat (23/1/2026), Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan. (HO/Borneo FC)

Demi menit bermain, pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes jelaskan alasan adanya eksodus para pemain muda di Borneo FC Samarinda ke klub lain

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Menjelang laga tandang krusial melawan Persis Solo pada Jumat (23/1/2026), Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan.

Pelatih kepala, Fabio Lefundes, mengonfirmasi bahwa intensitas latihan tim meningkat pesat dan para pemain dalam kondisi siap tempur.

Para penggawa Borneo FC Samarinda menerima arahan dengan sangat baik.

“Latihan beberapa hari terakhir memiliki intensitas tinggi agar kami benar-benar siap menghadapi tantangan di kandang Persis Solo,” ujar Fabio saat ditemui di Stadion Segiri, Senin (19/1/2026) sore.

Selain soal teknis lapangan, Fabio juga memberikan penjelasan mendalam terkait kebijakan manajemen meminjamkan sejumlah pemain.

Menurutnya, langkah ini diambil semata-mata demi masa depan karier pemain yang kurang mendapatkan menit bermain.

Nama-nama seperti Rangga dan Faris resmi dipinjamkan karena belum mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi musim ini.

Begitu pula dengan Haikal, yang diputuskan untuk dipinjamkan setelah kedatangan Ardi Idrus.

“Kehadiran Ardi Idrus yang bisa bermain di dua posisi membuat peluang tampil Haikal mengecil, jadi lebih baik dia mencari pengalaman di klub lain. Sementara untuk Asgal Habib, meski tampil apik di Elite Pro Academy (EPA), kami ingin dia merasakan atmosfer liga yang lebih kuat agar pengalamannya matang,” jelas pelatih asal Brasil tersebut.

Fabio juga mengungkapkan bahwa klub sempat menerima tawaran untuk meminjamkan Dika Adi dan Tegar, namun manajemen memilih untuk mempertahankan keduanya.

Efisiensi Anggaran dan Kedatangan Marcos Astina

Perombakan skuat asing juga menjadi sorotan. Fabio menjelaskan bahwa peminjaman Douglas Coutinho ke Penang FC (Malaysia) dan Aldair ke PSIS Semarang adalah bagian dari strategi reorganisasi tim. Sebagai gantinya, Borneo FC mendatangkan Marcos Astina.

Baca Juga:   Walau Persib Bandung Menang, Borneo FC Samarinda Kian Kokoh tak Tersentuh di Klasemen 

Terkait rumor kepindahan Maicon Suarez ke Semen Padang yang ramai di media sosial, Fabio menanggapinya dengan tenang dan menganggap hal tersebut sebagai bagian dari dinamika bursa transfer.

“Jika kami ingin mendatangkan pemain baru di putaran kedua, artinya harus ada pemain yang dilepas atau dipinjamkan. Ini berkaitan dengan keseimbangan anggaran (budget). Kami tidak bisa menambah pemain terus-menerus jika kuotanya penuh,” pungkasnya.

(*)