Nasional

UPDATE 10 Korban Pesawat ATR 42-500 yang  Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan di Hari Ketujuh

169
×

UPDATE 10 Korban Pesawat ATR 42-500 yang  Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan di Hari Ketujuh

Sebarkan artikel ini
PESAWAT JATUH - Tim SAR Gabungan saat mencoba mengevakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500, di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026. (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID – Seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya berhasil ditemukan.

Total 10 korban ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

‎Penemuan seluruh korban diumumkan secara resmi di Posko Operasi SAR yang berlokasi di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Jumat (23/1/2026).

Pengumuman tersebut disampaikan oleh unsur TNI bersama Basarnas Makassar.

‎Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan korban kesembilan ditemukan pada pukul 08.55 Wita.

Proses pencarian dan evakuasi tetap dilakukan sesuai rencana operasi yang telah disusun sejak malam sebelumnya.

‎“Alhamdulillah paket 9 pukul 08.55 Wita ditemukan dan tetap dilakukan sesuai rencana operasi tadi malam. Sembari kita mengupayakan evakuasi, kami juga tetap melaksanakan yang utama dalam operasi, yaitu mencari korban,” ujar Andi Sultan kepada wartawan, dikutip dari detikSulsel.

‎Tak lama berselang, korban ke-10 berhasil ditemukan pada pukul 09.16 Wita.

Saat menyampaikan kabar tersebut, Andi Sultan tampak terbata-bata dan menahan haru hingga mengusap air mata di hadapan awak media.

‎“Pada pukul 09.16 Wita, alhamdulillah korban ditemukan. Paket 10 sudah ditemukan dan saat ini sementara proses evakuasi,” tuturnya didampingi sejumlah perwira TNI.

‎Meski matanya masih berkaca-kaca, Andi Sultan menegaskan bahwa keberhasilan operasi SAR ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

‎“TNI-Polri, Basarnas, pemerintah desa, Damkar, Tonasa, Vale, dan seluruh unsur vertikal lainnya bekerja sama. Tapi kita selalu menyebutnya sebagai tim SAR gabungan,” jelasnya.

‎Sementara itu, Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menyampaikan rasa syukur karena seluruh korban dapat ditemukan tepat pada hari terakhir operasi SAR.

Baca Juga:   Dirut PLN Memilih EBT Dibanding PLTU demi Hindari Emisi GRK

‎“Alhamdulillah hari ketujuh kita bisa temukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Dengan sandi hari ini ‘sapu bersih’, Allah meridai sandi tersebut,” ungkap Dody.

‎Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung resmi memasuki tahap akhir, dilanjutkan dengan proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang. (*/)