PenajamTitiknolKaltim

Misteri Menu MBG Waru, Hasil Uji Lab Jadi Kunci Ungkap Penyebab 25 Siswa Tumbang

74
×

Misteri Menu MBG Waru, Hasil Uji Lab Jadi Kunci Ungkap Penyebab 25 Siswa Tumbang

Sebarkan artikel ini

Satu per satu siswa tumbang dengan gejala yang sama, namun penyebab pastinya masih menjadi teka-teki. Kini, hasil uji laboratorium menjadi satu-satunya kunci untuk mengungkap apa yang sebenarnya tersaji di balik menu Makan Bergizi Gratis di Waru

TITIKNOL.ID, PENAJAM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, diwarnai insiden medis yang menimpa puluhan pelajar. 

Sebanyak 25 siswa dari jenjang SD hingga SMA dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing usai menyantap menu yang didistribusikan pada Rabu (11/2/2026).

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala SPPG Waru Yayasan Bakti Benuo Taka, Moh Andi Rizki Z, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan investigasi lapangan bersama tenaga kesehatan.

“Laporan kami terima segera setelah distribusi selesai. Tim langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi para siswa dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Andi.

Data sementara menunjukkan para korban berasal dari satu sekolah dasar dan satu sekolah menengah atas di wilayah Waru.

Seluruh siswa yang terdampak kini telah mendapatkan perawatan medis dan berada dalam pengawasan intensif dokter untuk memastikan pemulihan total.

Sebagai langkah prosedur, petugas surveilans dan kesehatan lingkungan dari Puskesmas Waru serta Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara telah diterjunkan ke lokasi.

Mereka mengamankan sisa sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna mengidentifikasi penyebab pasti dari gejala yang dialami para siswa.

Evaluasi Menyeluruh Jalur Produksi

Andi menjelaskan bahwa sejatinya seluruh rantai pasok, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi, telah melewati protokol pemeriksaan internal sebelum sampai ke tangan siswa.

Namun, dengan adanya insiden ini, pihak yayasan berjanji akan melakukan evaluasi total.

Baca Juga:   Pembangunan IKN Minim Sumbangsih untuk PPU, Bupati Usul Skema CSR Diterapkan

“Kami tetap melakukan audit bersama mitra pemasok dan UMKM yang terlibat dalam program ini. Kami menunggu hasil resmi laboratorium untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Hingga hasil laboratorium keluar, distribusi program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut akan dilakukan dengan pengawasan yang jauh lebih ketat demi menjamin keamanan konsumsi para pelajar.

(*)