PenajamTitiknolKaltim

Remaja 14 Tahun Meninggal di Belakang Rumah, Polisi Dalami Motif

72
×

Remaja 14 Tahun Meninggal di Belakang Rumah, Polisi Dalami Motif

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres PPU Hendry Dwi Azhari dalami motif remaja 14 tahun meninggal di belakang rumah, Jumat (13/2/2026).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Warga Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), digemparkan dengan ditemukannya seorang remaja perempuan berusia 14 tahun dalam kondisi tergantung di belakang rumahnya, Kamis (12/2/2026) sore.

Korban yang masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP) itu pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sendiri. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres PPU, Hendry Dwi Azhari, menyatakan hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Untuk sementara, dari hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Hendry, Jumat (13/2/2026).

Dugaan awal mengarah pada tindakan gantung diri. Namun, polisi menegaskan belum mengambil kesimpulan final dan masih mendalami berbagai kemungkinan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Karena korban masih di bawah umur, penanganan kasus dilakukan secara hati-hati dan melibatkan pendekatan khusus.

Jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan luar.

“Jenazah sudah diperiksa. Hasil lengkapnya masih dalam proses, sehingga belum bisa kami sampaikan,” jelas Hendry.

Polisi juga telah mengamankan barang yang digunakan korban serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk orang tua korban.

Keterangan keluarga dinilai penting untuk menelusuri latar belakang dan kondisi psikologis korban sebelum kejadian.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan perundungan (bullying) maupun depresi, Hendry menyebut hal tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Informasi soal perundungan masih kami selidiki. Belum ada petunjuk yang mengarah ke sana. Korban dikenal cukup pendiam,” katanya.

Ia menegaskan, penyidik membuka seluruh kemungkinan, baik faktor lingkungan pergaulan maupun persoalan keluarga. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi yang diumumkan kepada publik.

“Masih proses penyelidikan. Kami berupaya memaksimalkan hasilnya,” tegasnya.

Baca Juga:   Akmal Malik: Rotasi Semata untuk Akselerasi Pembangunan Daerah, Akademisi Sebut Manuver Pj Gubernur Masih sesuai Aturan

Polres PPU juga akan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta dinas terkait guna mengantisipasi dan mencegah potensi kasus serupa di kemudian hari.

(TN01)