Penajam

Anggaran Terbatas, Dishub PPU Fokuskan Posko Mudik di Dua Titik Strategis

70
×

Anggaran Terbatas, Dishub PPU Fokuskan Posko Mudik di Dua Titik Strategis

Sebarkan artikel ini

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pemantauan arus mudik Lebaran tahun ini pada dua titik utama

Sekretaris Dinas Perhubungan Penajam Paser Utara Andy Sunra

POSKO – Sekretaris Dishub PPU, Andi Sunra Sumaryo. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pemantauan arus mudik Lebaran tahun ini pada dua titik utama. (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pemantauan arus mudik Lebaran tahun ini pada dua titik utama.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketersediaan anggaran daerah.

Sekretaris Dishub PPU, Andi Sunra Sumaryo, mengungkapkan bahwa kedua posko pemantauan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada H-10 Lebaran.

“Dishub mendirikan dua posko, yakni di kawasan Petung dan Pelabuhan Feri, untuk memantau pergerakan lalu lintas secara intensif,” ujar Sunra, Kamis (26/2/2026).

Ia mengakui bahwa secara ideal, posko pengawasan seharusnya tersebar di sejumlah titik strategis seperti Dermaga Speed, Simpang Silkar, Rest Area Waru, hingga wilayah Babulu untuk mengantisipasi kepadatan.

Namun, kondisi anggaran yang sedang mengalami tekanan memaksa pihak Dishub untuk melakukan efisiensi.

“Harusnya tersebar di beberapa titik itu, tapi karena anggaran terbatas, kami optimalkan di dua posko utama saja,” jelasnya.

Meski jumlah posko berkurang, Sunra menjamin pengawasan di lapangan tidak akan kendor.

Dishub PPU akan menempatkan empat personel di setiap posko dan bersinergi dalam operasi gabungan lintas instansi.

Dalam pengamanan arus mudik kali ini, Dishub berkolaborasi erat dengan Jasa Raharja, Polri, Dinas PUPR, BPBD, serta instansi kesehatan. Posko-posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai titik pantau, tetapi juga sebagai pusat pengaduan darurat bagi pemudik.

“Posko ini menjadi pusat koordinasi jika terjadi kemacetan, kecelakaan, atau gangguan perjalanan lainnya. Kami bekerja sama lintas instansi untuk memastikan kelancaran,” tambah Sunra.

Di sisi lain, Dishub PPU tetap menggencarkan patroli di dalam kota selama bulan Ramadan.

Baca Juga:   Peningkatan Estetika Dipatok Rp1 Miliar, Taman Rozeline PPU Ditargetkan Naik Kelas ke Standar Nasional

Sebanyak 30 personel dikerahkan untuk menyisir area parkir liar, terutama di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Petugas juga disiagakan untuk mengurai kepadatan di titik-titik keramaian seperti Pasar Ramadan dan dermaga.

“Patroli dalam kota sudah berjalan. Sejauh ini arus lalu lintas di titik-titik keramaian terpantau lancar,” pungkasnya. (TN01)