TITIKNOL.ID – Sahur merupakan sunnah yang dianjurkan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Sebelum menyantap hidangan sahur, umat Islam dianjurkan membaca doa sahur puasa Ramadhan terlebih dahulu sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dengan membaca doa sahur, ibadah yang dijalankan bisa lebih khusyuk dan diliputi keberkahan.
Doa sahur ini berbeda dengan niat puasa atau doa sebelum makan. Agar tidak keliru, simak bacaan doanya lewat artikel ini!
Bacaan Doa Sahur Puasa Ramadhan
Rasulullah SAW membaca doa sahur puasa Ramadhan terlebih dahulu sebelum makan.
Disadur dari Buku Praktis Ibadah oleh Irwan, berikut bacaannya yang bisa Anda amalkan saat sahur:
يَرْحَمُ اللَّهُ الْمُتَسَحِّرِينَ
Yarḥamu llāhu al-mutasaḥḥirīn.
Artinya: “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”
Kemudian, setelah menyelesaikan sahur, bisa dilanjutkan dengan membaca niat puasa Ramadhan.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Sahur
Saat hendak berpuasa, baik puasa Ramadhan maupun sunnah, umat Islam dianjurkan melaksanakan sahur.
Pasalnya, tubuh memerlukan asupan untuk menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Tak hanya sebagai persiapan fisik, sahur juga menyimpan berbagai keutamaan.
Dihimpun dari buku Tuntunan Puasa Menurut Al Quran dan Sunah oleh Alik Al Adhim, berikut sejumlah keutamaan sahur:
1. Allah dan Malaikat Berselawat kepada Orang yang Sahur
Orang yang melaksanakan sahur akan mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Para malaikat pun memohonkan ampun bagi mereka yang sahur serta berdoa agar termasuk golongan yang dibebaskan dari siksa pada bulan Ramadhan.
2. Sahur Mengandung Keberkahan
Rasulullah SAW bersabda, “Sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR Al-Jamaah)
Kemudian, dalam hadis lain disebutkan, “Berkah itu ada pada tiga perkara: al-jama‘ah, ats-tsarid, dan makan sahur.” (HR Ath-Thabrani).
Hadis-hadis tersebut menegaskan bahwa sahur membawa keberkahan. Sebab, sahur termasuk sunah Rasulullah yang menjadi bekal untuk menguatkan ibadah puasa sepanjang hari. (*/)












