
TITIKNOL.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi penyediaan kebutuhan air bersih masyarakat dan air untuk sektor pertanian bersama jajaran TNI, Polri, Perumda Danum Taka serta perangkat daerah terkait, Selasa (1/9/2026).
Rapat yang turut dihadiri Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut. tersebut membahas langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan air sektor pertanian di tengah kondisi musim kemarau.
Dalam rapat tersebut, Pemkab PPU menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas instansi dalam mengoptimalkan berbagai sumber daya air yang tersedia.
Upaya tersebut mencakup pembangunan sumur bor, pemanfaatan sumber air potensial, pengembangan jaringan perpipaan, pompanisasi hingga pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan sumur bor melalui program TNI Angkatan Darat.
Pada tahap ketiga, TNI mendapat mandat untuk membangun sedikitnya 11 titik sumur air bersih di Kabupaten PPU.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah setelah dilakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjangkau wilayah yang masih membutuhkan akses terhadap sumber air bersih.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, ketersediaan air juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Perumda Danum Taka dan perangkat daerah terus diperkuat.
Pemkab PPU berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat penyediaan sarana air bersih sekaligus mendukung produktivitas pertanian masyarakat, khususnya selama musim kemarau.
Melalui langkah terpadu tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga ketahanan sektor pertanian di Kabupaten PPU. (Adv/Diskominfo PPU)












