SendawarTitiknolKaltim

Tingkatkan Profesionalisme Pengadaan, Pemkab Kubar Bekali 80 Pejabat dengan Bimtek Katalog Elektronik

4
×

Tingkatkan Profesionalisme Pengadaan, Pemkab Kubar Bekali 80 Pejabat dengan Bimtek Katalog Elektronik

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan pentingnya pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan Katalog Elektronik untuk memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, sekaligus mendukung penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan UMKM lokal.

TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus mendorong pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui optimalisasi pemanfaatan Katalog Elektronik.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas belanja pemerintah, mendukung penggunaan produk dalam negeri, serta membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.
‎
‎Komitmen tersebut ditegaskan dalam penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Mini Kompetisi, Negosiasi, dan Pembelian Langsung pada Katalog Elektronik di Hotel Aston Samarinda, Sabtu (10/10/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Asisten II) Setkab Kutai Barat, Suwito, yang hadir mewakili Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin.
‎
‎Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Oktober 2026, diikuti 80 peserta yang terdiri atas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan, dan Pejabat Pengadaan (PP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
‎
‎Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Suwito menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, tetapi juga merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (*good governance*).
‎
‎“Setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan Katalog Elektronik harus mampu menciptakan *value for money*, mempercepat proses pengadaan, dan mendukung penyerapan anggaran yang berkualitas,” ujar Suwito.
‎
‎Selain mendorong efisiensi dan efektivitas belanja daerah, para pelaku pengadaan juga diharapkan meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta memberikan kesempatan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMK-Koperasi) lokal untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah.
‎
‎Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, meminimalkan risiko hukum, serta mendorong perputaran ekonomi lokal melalui belanja pemerintah yang tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
‎
‎Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan melalui praktik langsung terkait Pembelian Langsung, Mini Kompetisi, dan negosiasi melalui metode *E-Purchasing* pada hari kedua. Materi tersebut melengkapi pembahasan hari pertama yang mencakup perubahan regulasi pengadaan barang dan jasa, penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP), serta penyusunan Spesifikasi Teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK).
‎
‎Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat ini menghadirkan dua narasumber, yakni Andi Muhammad Arpan, S.T., M.M., selaku Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalimantan Timur, serta Vidi Januardani, S.Kep., M.A.P., Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Madya.
‎
‎Menutup sambutannya, Suwito mengajak seluruh peserta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama Bimtek untuk meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
‎
‎“Mari kita bangun pengadaan yang profesional demi kemajuan, guna mewujudkan Kabupaten Kutai Barat yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat,” pungkasnya. (*/)