INILAH 3 Fakta Madura United Permalukan Juara Reguler Borneo FC di Championship Series Liga 1

Madura United berhasil mengalahkan Borneo FC 1-0

TITIKNOL.ID – Madura United berhasil mengalahkan Borneo FC 1-0 pada laga leg pertama semifinal Championship Series Liga 1 2023-2024 yang dilaksanakan di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (15/5/2023) malam.

Gol semata wayang Madura United dicetak Hugo Gomes melalui titik putih pada menit ke-77.

Kemenangan ini terasa emosional karena pertandingan berjalan dengan sangat sengit.

Borneo FC menunjukkan kapasitasnya sebagai juara Reguler Series Liga 1.

Namun, Koko Ari dkk mampu tampil lebih baik meskipun baru saja ditinggalkan sang pelatih, Mauricio Souza.

“Pertandingan berat, kedua tim tampil baik. Ciri khas transisi luar biasa, tampil dalam performa terbaik, tidak kehilangan fokus dan bisa menang,” ujar sang caretaker pelatih Rakhmad Basuki.

Ia memberikan apresiasi kepada suporter yang datang untuk memberikan dukungan terbaiknya.

Menurut dia, kehadiran pemain ke-12 ini benar-benar memberikan suntikan energi tambahan di lapangan.

“Atmosfer lapangan hal ini yang kami butuhkan, dukungan suporter luar biasa memberikan tenaga ekstra buat pemain saya,” kata pelatih yang biasa disapa Coach RB itu.

“Lihat pemain tak berhenti kejar bola 90 menit. Ini untuk mereka. Mudah-mudahan konsisten hingga target kami ke final,” katanya.

Berikut ini tiga fakta lain kemenangan Madura United atas Borneo FC dirangkum dari berbagai sumber:

1. Madura United akhirnya kembali berhasil menang di kandang sendiri saat menghadapi Borneo FC sejak 2019.

Terakhir tim merayakan kemenangan bersama suporternya di kandang ialah pada putaran pertama Liga 1 2019.

Adapun pada dua pertemuan lainnya, Borneo FC selalu tampil lebih baik di kandang Madura United dengan hasil 0-1 (putaran kedua Liga 1 2022/2023) dan 1-2 (putaran pertama Liga 1 2023/2024).

2. Kemenangan atas Borneo FC di leg pertama Championship Series Liga 1 2023-2024 menjadi prestasi terdekat Madura United menuju juara.

Baca Juga:   Borneo FC Bidik Juara Championship Series Liga 1, Pesut Etam Ingin Kawinkan Gelar

Seperti diketahui, sejak berpartisipasi di Liga 1 Indonesia pada tahun 2017, tim kebanggaan Pulau Garam ini menjadi tim kompetitif menjadi juara, tetapi selalu kehabisan bensin di pertengahan musim.

Pada Liga 1 2017, mereka finis di peringkatke-6, finis di peringkat ke-8 pada Liga 1 2018, peringkat ke-5 pada Liga 1 2019, peringkat ke-9 pada Liga 1 2021-2022, dan peringkat ke-8 pada Liga 1 2022-2024.

Kini Madura United tinggal memetik hasil imbang saja di laga leg kedua untuk mengamankan final untuk berpeluang menjadi juara.

3. Kekalahan dari Madura United memberikan sinyal bahaya untuk Borneo FC.

Ini menjadi kekalahan kelima mereka secara beruntun dan juga memperpanjang tren tanpa kemenangan di enam laga.

Seperti diketahui, Borneo FC mendominasi puncak klasemen di Regular Series.

Bahkan, surplus poin mereka sudah cukup mengamankan titel juara Reguler Series meskipun masih ada empat laga tersisa.

Alasan tersebut membuat tim banyak melakukan rotasi untuk memeratakan menit bermain para pemainnya.

Itu yang kemudian membuat performa tim berubah dan menelan empat kekalahan beruntun.

Menariknya, efek domino penurunan performa ini dimulai dari kekalahan atas Madura United 0-4 pada pekan ke-31 dan memutus 19 laga terkalahkan.

Kini, Borneo FC harus segera kembali ke puncak performanya atau terancam tersingkir dari perebutan juara Liga 1 2023-2024. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *