Nasional

Reaksi INACA soal Diskon Tiket Pesawat 10 Persen untuk Mudik Lebaran 2025 dari Pemerintah

453
×

Reaksi INACA soal Diskon Tiket Pesawat 10 Persen untuk Mudik Lebaran 2025 dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini
DISKON TIKET PESAWAT - Ilustrasi penumpang pesawat akan turun, setelah pesawat sukses mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji skema diskon tiket pesawat untuk periode mudik dan arus balik Lebaran 2025. (Titiknol.id) 

TITIKNOL.ID, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji skema diskon tiket pesawat untuk periode mudik dan arus balik Lebaran 2025. 

Juru Bicara Kemenhub Elba Damhuri menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami mekanisme dan besaran diskon yang akan diberikan. 

Kemenhub bekerja sama dengan kementerian terkait, seperti Kementerian BUMN dan operator penerbangan, untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan dengan efektif.

“Rencana diskon tiket pesawat masih terus dikaji dan didalami Kemenhub bersama Kementerian  lain termasuk Kementerian BUMN dan operator penerbangan,” ujar kata Elba, Kamis (20/2/2025).

Elba juga menuturkan bahwa rencana diskon yang akan diberlakukan khusus untuk penerbangan domestik ini angka besarannya masih belum diputuskan.

“Untuk angka besarannya belum diputuskan,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah berencana memberikan diskon sebesar 10 persen untuk tiket pesawat pada periode mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Diskon tersebut akan berlaku selama dua minggu, yaitu seminggu sebelum dan seminggu setelah Lebaran.

“Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik. Besaran diskonnya sekitar 10 persen , seperti yang diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru,” kata Airlangga dalam acara The Economic Insights 2025.

Pemerintah menegaskan bahwa meskipun skema ini masih dalam tahap perancangan, diskon tiket pesawat akan berlaku untuk semua maskapai.

Hal ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama Lebaran.

Maunya Diimplementasikan Lagi

Pelaku industri transportasi udara, termasuk Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (INACA), juga menyatakan masih menunggu keputusan final dari pemerintah terkait skema diskon yang akan diterapkan pada Lebaran 2025. 

Mereka berharap kebijakan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga:   Meski Rp 10 Ribu per Porsi, Anggaran Makan Bergizi Gratis Tetap Rp 71 Triliun

“Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah, apakah kebijakan diskon tiket pesawat akan mengikuti skema yang diterapkan pada libur Natal dan Tahun Baru kemarin, atau ada perubahan,” kata Sekjen INACA, Bayu Sutanto, Senin (17/2/2025).

Pada periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025, pemerintah telah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menurunkan tarif tiket pesawat, termasuk dengan menurunkan fuel surcharge, PJP2U, serta harga avtur di beberapa bandara.

Harapannya, kebijakan ini dapat diimplementasikan kembali pada periode Lebaran mendatang untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat.

Kemenhub, bersama kementerian terkait terus mengkaji agar kebijakan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman. (*)