SamarindaTitiknolKaltim

Reaksi Wagub Kaltim Seno Aji soal Dugaan BBM Merusak Mesin Kendaraan Milik Warga

410
×

Reaksi Wagub Kaltim Seno Aji soal Dugaan BBM Merusak Mesin Kendaraan Milik Warga

Sebarkan artikel ini
UJI BBM PERTAMINA - Hasil uji sampel bahan bakar Pertalite dan Pertamax. Limbah biomassa lignoselulosa ini tidak lagi dipandang sebelah mata; ia adalah aset mentah bagi pengembangan bahan bakar nabati (BBN) alternatif, sekaligus tonggak konsep biofuel generasi kedua.(HO/Pertamina)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji memberikan tanggapannya soal laporan dari masyarakat yang mengeluh akan kualitas BBM dari Pertamina yang dibeli dari SPBU, Selasa (1/4/2025).

Warga mengeluh, konsumsi BBM seperti Pertamax di SPBU Pertamina, diduga merusak mesin kendaraan bermotor. 

Tentu saja reaksi dari Seno Aji kala itu terkejut dan langsung menindaklanjuti ke pihak-pihak terkait. 

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji mengatakan, dirinya memang mendapatkan informasi dugaan BBM tak sesuai standar.

Pihaknya langsung berkomunikasi dengan pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan pada Minggu 30 Maret 2024 lalu.

Ia mengatakan, saat dihubungi pihak Patra Niaga berjanji akan langsung menurunkan tim investigasi untuk melakukan sampling ke sejumlah SPBU di Kalimantan Timur. 

“Kami belum menerima laporan sampai sekarang. Namun kalau ternyata ada kecurangan, kami tidak segan membawa hal itu ke ranah hukum,” tutur Seno Aji.

Ia juga meminta agar dugaan kecurangan tersebut bisa diselidiki dengan sebaik-baiknya agar masyarakat Kalimantan Timur tidak terdampak.

“Kalau memang ada temuan harus dicari tahu asal BBM itu. Apakah yang nakal SPBU, distributornya, atau memang dari pusat. Jangan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Mulai Pengambilan Sampel

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation dan CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan setelah adanya laporan dari konsumen pihaknya langsung melakukan pengambilan sampel di beberapa SPBU di Kota Samarinda.

Pihaknya ingin memastikan kualitas BBM yang disalurkan kepada konsumen.

“Mohon maaf atas kejadian yang terjadi, kami sangat memahami kekhawatiran yang dirasakan oleh sebagian konsumen. Kami lakukan investigasi dan langsung ambil sampel ke beberapa SPBU di Samarinda, dan hasilnya telah keluar,” ujar Edi melalui rilis resminya yang diterima Titiknol.id pada Minggu (30/3/2025).

Baca Juga:   Dramatis! Persiba Balikpapan Raih Peringkat Ketiga Liga 3 dan Lolos ke Liga 2

Lebih lanjut Edi menyampaikan hasil dari pengujian yang dilakukan di laboratorium PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan. 

“Hasil uji yang kami lakukan menunjukkan bahwa produk kami mulai Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo berada dalam kualitas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Dirjen Migas,” ujar Edi.

Pengujian ini dilakukan di laboratorium terakreditasi PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan melalui serangkaian pengujian ketat untuk mengevaluasi berbagai aspek fisik dan kimia dari setiap jenis bahan bakar. 

Pertamina menggunakan metode yang standar untuk menilai berbagai parameter kualitas, seperti kandungan oktan, kestabilan dan tingkat emisi.

“Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas produk kami dan memberikan pelayanan terbaik untuk kenyamanan masyarakat,” pungkas Edi.

Apabila masyarakat ingin menyampaikan saran dan masukan atas produk Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (*)