TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendukung penuh hadirnya sekolah rakyat (SR) di tengah-tengah pendidikan negeri atau swasta.
Tak hanya itu, sebagai daerah yang ditunjuk sebagai salah satu lokasi berdirinya SR, Pemda PPU berkomitmen kuat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Hal ini dibuktikan lewat kunjungan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin dalam audiensi dengan jajaran Kementrian Sosial (Kemensos) RI, Rabu (25/6/2025) dalam rangka menindaklanjuti progres pendirian SR di daerah ini.
“Kami punya komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat melalui didirikannya SR ini,” kata Waris.
Ia berharap, audiensi pihaknya yang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial PPU, Saidin selaku narahubung utama, mampu memperkuat koordinasi dan konsultasi terkait kesiapan daerah dalam menyambut program nasional yang digagas Kemensos RI itu.
“Rencana pembangunan SR di PPU harapannya bisa masuk skema prioritas nasional,” ucap Waris.
Ia menyatakan, dukungan terhadap program ini ditunjukkan lewat usulan lahan seluas 6,75 hektare yang telah disiapkan Pemda PPU dan kini memasuki tahap 2B.
Adapun, tim dari kementerian PU telah melakukan survey lapangan pada 13 Mei lalu.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pernyataan terpisah menyampaikan, saat ini 53 lokasi di Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat.
Pemerintah pusat terus mendorong perluasan program ini ke lebih banyak daerah dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan dukungan dari pemerintah daerah.
“SR tidak hanya fokus pada kurikulum, tetapi juga kelengkapan fasilitas asrama, ruang belajar, tempat ibadah, kantin, serta sarana olahraga yang memadai,” tegasnya.
Sekolah Rakyat diharapkan benar-benar menjadi akses pendidikan merata, gratis serta berkualitas yang dapat dijangkau oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu, utamanya yang terdata dalam Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
(Advertorial/TN01)












