TitiknolTekno

Telkom Gelar Borneo Digital Summit 2025 di Balikpapan Kaltim, Dorong Digitalisasi Pemda

302
×

Telkom Gelar Borneo Digital Summit 2025 di Balikpapan Kaltim, Dorong Digitalisasi Pemda

Sebarkan artikel ini
DIGITALISASI KALIMANTAN 2025 - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar Borneo Digital Summit 2025 di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (3/7/2025). Langkah tersebut sebagai bagian dari komitmennya mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di wilayah Kalimantan.

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar Borneo Digital Summit 2025 di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (3/7/2025).

Langkah tersebut sebagai bagian dari komitmennya mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di wilayah Kalimantan.

Acara yang mengusung tema “Lead the Change, Win the Future: Digital Victory in B2B.”

Event ini berfokus pada percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan partisipatif.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat nasional, di antaranya:

  • Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Dr. Akmal Malik;
  • Plt Deputi Transformasi Digital Pemerintah KemenPANRB Cahyono Tri Birowo;
  • Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Komdigi Aris Kurniawan;
  • dan Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Kemendagri Ir. Suprayitno.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam sambutannya menegaskan, Telkom berkomitmen menjadi katalisator transformasi digital di Indonesia, terutama di sektor pemerintahan.

“Telkom memiliki peran strategis dalam mendukung agenda digitalisasi nasional. Membangun infrastruktur, platform, dan layanan digital adalah tugas utama kami,” ujarnya.

Dian menambahkan, pembangunan infrastruktur digital menjadi fondasi penting dalam mempercepat adopsi SPBE. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar transformasi digital berjalan efektif.

“Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan. Dan kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kuncinya,” tegasnya. 

Dalam forum ini, para narasumber dari kementerian memberikan paparan mendalam terkait kebijakan digitalisasi daerah. Dr. Akmal Malik memaparkan pentingnya penguatan otonomi daerah melalui digitalisasi pelayanan publik. 

Sementara itu, Plt Deputi KemenPANRB Cahyono Tri Birowo menekankan pentingnya integrasi SPBE sebagai fondasi pemerintahan yang efisien.

Aris Kurniawan dari Komdigi menyampaikan perkembangan teknologi digital untuk pemerintah daerah, dan Ir. Suprayitno membahas strategi optimalisasi pembangunan berbasis data dan inovasi.

Baca Juga:   Bahas Makan Bergizi Gratis, Prabowo Minta Bahan Baku Murni dari Dalam Negeri

Acara ditutup dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perwakilan pemerintah daerah, praktisi teknologi, dan industri.

Diskusi ini bertujuan menyelaraskan visi dan langkah implementatif digitalisasi daerah. (*)