TITIKNOL.ID – Meski sudah memasuki bulan kemarau, Indonesia masih diguyur hujan bahkan dengan intensitas lebat.
Cuaca yang tak menentu ini cukup menguji ketahanan tubuh.
Tubuh akan mudah tumbang alias jatuh sakit jika Anda tidak melakukan antisipasi.
Salah satu langkah menjaga daya tahan tubuh adalah dengan menjaga asupan makanan Anda.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa makanan yang dapat menjaga daya tahan tubuh:
1. Buah citrus
Buah citrus atau sitrun adalah buah yang tergolong ke dalam jeruk-jerukan seperti jeruk bali, jeruk kepruk, lemon, dan jeruk nipis.
Buah ini mengandung vitamin C yang berfungsi untuk membantu produksi sel darah putih yang berperan meningkatkan imunitas tubuh.
Selain itu, buah sitrun juga mengandung serat yang dibutuhkan sistem pencernaan.
2. Paprika merah
Paprika merah mengandung vitamin C yang bahkan dua kali lebih banyak daripada buah sitrun pada umumnya.
Selain untuk memperkuat daya tahan tubuh, kandungan vitamin C pada makanan ini juga baik untuk kesehatan kulit.
Paprika merah juga mengandung beta-karoten yang bisa diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh yang juga berperan dalam memperkuat imuntas.
3. Brokoli
Brokoli tergolong salah satu makanan super yang kaya akan vitamin dan mineral.
Selain mengandung vitamin C, brokoli juga mengandung vitamin A, vitamin E, dan antioksidan yang mendukung kerja sistem imun tubuh.
4. Bawang putih
Berdasarkan beberapa hasil penelitian, bawang putih memiliki potensi sebagai obat herbal yang bisa melawan infeksi.
Kandungan senyawa sulfur yang bernama allicin pada bawang putih dinilai mampu memperkuat sistem imun tubuh.
Selain sebagai makanan peningkat imun, bawang putih mampu memperlambat pengerasan pembuluh darah arteri dan menurunkan tekanan darah.
5. Jahe
Jahe mengandung senyawa gingerol yang akan memberikan rasa hangat.
Selain menghangatkan, jahe juga mengandung vitamin C, serta berpotensi mengurangi nyeri kronis akibat peradangan.
6. Bayam
Bayam serupa dengan brokoli dan paprika merah.
Sayuran hijau ini juga mengandung vitamin C, beta-karoten, dan antioksidan.
7. Makanan probiotik
Makanan probiotik seperti yoghurt, tempe, oncom, dan kimci mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
Probiotik membantu mengatur respons beberapa sel dalam sistem imun dalam melawan infeksi.
8. Daging unggas
Daging unggas seperti ayam, bebek, atau burung puyuh kaya vitamin B-6.
Vitamin B-6 berperan penting dalam banyak reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh.
Ini juga penting untuk pembentukan sel darah merah baru dan sehat.
Kaldu dari rebusan tulang ayam juga mengandung gelatin dan kondroitin yang bermanfaat untuk penyembuhan usus dan kekebalan tubuh.
9. Almon
Kacang almon tinggi vitamin C dan vitamin E yang mampu memperkuat imun tubuh.
Tubuh bisa menyerap vitamin E dari almon lebih cepat karena kacang ini juga mengandung lemak sehat yang membantu penyerapannya.
10. Kunyit
Bumbu dapur berwarna kuning cerah ini sudah digunakan sejak dahulu sebagai obat herbal antiradang untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Penelitian dalam BBA clinical (2016) menunjukkan bahwa senyawa kurkumin, yang memberi warna khas pada kunyit, dapat membantu mengurangi kerusakan jaringan otot.
Penelitian pada hewan ini memperlihatkan kandungan kurkumin juga punya sifat antivirus. Artinya, kunyit bisa menjadi makanan untuk peningkat imun.
11. Teh hijau
Teh hijau adalah minuman yang kaya akan antioksidan.
Teh hijau mengandung flavonoid, senyawa sejenis antioksidan.
Lantaran dauh teh ini tidak difermentasi, kandungan antioksidannya, yaitu epigallocatechin gallate, tetap utuh.
Teh hijau juga mengandung asam amino L-theanine, yang mampu memproduksi senyawa germ-figthing yang melawan kuman dan bakteri.
12. Pepaya
Tidak hanya baik untuk sistem pencernaan, pepaya mengandung enzim yang disebut papain.
Enzim papain memiliki efek antiradang di dalam tubuh.
Kandungan lain yang ada dalam pepaya adalah kalium, folat, dan vitamin B lainnya.
13. Kerang-kerangan
Makanan laut seperti kerang-kerangan rupanya tergolong makanan peningkat imun berkat kandungan seng yang dimilikinya.
Seng punya peran penting dalam menjaga fungsi sel-sel imun.
Seng berfungsi mengaktifkan sel darah putih yang disebut limfosit sel-T yang tugas utamanya melawan infeksi.
Anda bisa mendapatkan kandungan seng terbaik dari kerang-kerangan seperti tiram, kepiting, lobster, dan kerang.
14. Jamur shiitake
Jamur, terutama jamur shiitake dan maitake, mengandung beta-glucan yang diketahui mampu meningkatkan respons imun.
Jamur juga mengandung vitamin B dan selenium yang penting untuk sistem imun.
15. Labu kuning
Labu kuning mengandung banyak nutrisi yang digunakan tubuh untuk membuat vitamin A.
Vitamin satu ini penting untuk mendukung kekebalan tubuh, bahkan membuat vaksin flu lebih efektif.
16. Apel
Apel tinggi nutrisi dan kaya manfaat.
Melansir dari Eating Well, sebutir apel ukuran sedang mengandung sekitar 10 persen kebutuhan harian
17. Pepaya
Pepaya merupakan buah yang tinggi vitamin C.
Selain itu, pepaya juga mengandung enzim papain yang punya efek antiinflamasi.
18. Bluberi
Bluberi memiliki kandungan flavonoid, yaitu anthocyanin.
Kandungan tersebut termasuk ke dalam antioksidan yang mampu membantu kamu dalam meningkatkan imun tubuh.
Rutin mengonsumsi bluberi juga mengurangi risiko infeksi pernapasan atas hingga penyakit flu.
19. Salmon
Ikan salmon memiliki kandungan omega-3 yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh menjadi lebih optimal.
Selain untuk imun tubuh, omega-3 juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Kamu bisa mengolah ikan salmon dengan cara dipanggang agar manfaatnya bisa kamu rasakan dengan baik.
20. Ubi merah
Ubi merah diketahui memiliki vitamin A dan E yang pada akhirnya dapat mengoptimalkan produksi hormon melatonin.
Hormon ini dapat berperan sebagai antioksidan Kamu yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak.
21. Stroberi
Stroberi kaya akan antioksidan dan mengandung vitamin C.
Stroberi juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi yang dapat turut membantu memelihara kesehatan.(*)
Cuaca Tak Menentu, Yuk Ketahui 21 Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh












