TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya memperluas kerja samanya dengan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Seperti halnya kerja sama dengan UGM yang sudah berlangsung sejak 2023, Pemkab PPU mulai menggandeng perguruan tinggi lainnya seperti UI, STT Migas, Uniba, IPB bahkan ITB.
Perluasan kerja sama ini tujuannya tak lain ialah menyediakan berbagai pilihan bagi peserta didik, sehingga mereka memiliki lebih banyak opsi dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
“Beberapa universitas lain kita gandeng untuk kerja sama. Jadi kita coba membuat menu-menu pilihan yang cukup banyak, supaya anak didik punya opsi, menjadi komutmen kita untuk terus membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi anak daerah,” kata Asisten I Pemkab PPU, Nicko Herlambang, Minggu (20/7/2025).
Jalinan kerja sama dengan pendidikan tinggi ini dinilai penting untuk mendukung pengembangan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kerja sama dengan STT Migas misalnya, Nicko bilang sudah berjalan. Menyusul berikutnya dengan Universitas Balikpapan (Uniba), masih dalam tahap persiapan.
“Kerja sama-kerja sama itu ada yang sudah berjalan. Kalau Uniba baru akan dimulai. Harapannya nanti di APBD Perubahan, mudahan ada tambahan anggaran untuk bisa dilakukan tahapannya,” jelas Nicko.
Ia juga menambahkan, sebenarnya Uniba masuk dalam program kuliah gratis (Gratis Pol) pemerintah provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Beberapa siswa juga telah dinyatakan diterima di Uniba, rata-rata ikut mendaftar di Gratis Pol.
“Peluangnya juga sebenarnya dari Gratis Pol ada. Tapi yang menjadi perhatian khusus kita memang beberapa jurusan-jurusan yang tidak ada di gratis pol itu, bagaimana pendanannya,” ujar Nicko.
Untuk itu, Pemkab PPU juga sedang merancang skema pendanaan alternatif, terutama bagi siswa yang mengambil jurusan diluar cakupan program Gratis Pol itu.
Lebih jauh, Nicko menyebut, mereka yang belum lolos ke perguruan tinggi melalui jalur kerja sama, juga tetap punya peluang untuk mendapatkan dukungan pembiayaan.
“Kita upayakan tetap ada model-model pembiayaan beasiswa yang kita berikan kepada mereka yang lulus lainnya yang tidak melalui jalur kerja sama. Jadi semangat mereka jangan sampai padam,” katanya.
(Advertorial/TN01)












