Titiknol WiKuWisata

Erau Adat Kutai 2025, Harmoni Tradisi dan Wisata Budaya di Jantung Kukar Kaltim

229
×

Erau Adat Kutai 2025, Harmoni Tradisi dan Wisata Budaya di Jantung Kukar Kaltim

Sebarkan artikel ini
Suguhan tarian dalam Erau Adat Kutai 2025. Kali ini Kota Tenggarong di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi pusat perhatian para pecinta budaya dan wisata dengan digelarnya rangkaian acara Erau Adat Kutai 2025, Selasa (23/9/2025). 

TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Kota Tenggarong di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi pusat perhatian para pecinta budaya dan wisata dengan digelarnya rangkaian acara Erau Adat Kutai 2025, Selasa (23/9/2025). 

Festival tahunan ini menyuguhkan kekayaan adat istiadat Kesultanan Kutai Kartanegara yang berpadu dengan pesona pariwisata lokal.

Sejak pagi, suasana di berbagai titik kota sudah semarak. Agenda dimulai pukul 08.00 Wita dengan lomba permainan olahraga tradisional yang berlangsung di halaman parkir Pulau Kumala, Kutai Kartanegara.

Kegiatan yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga ini mengangkat kembali permainan khas daerah yang kini mulai jarang dikenal generasi muda.

Memasuki siang hari, pukul 14.00 Wita, nuansa seni dan kreativitas lokal mewarnai lomba seni budaya tradisional di halaman parkir Stadion Rondong Demang.

Dari pelajar hingga komunitas seni, para peserta menampilkan pertunjukan yang sarat nilai adat, mengajak penonton untuk kembali mengenali akar budaya mereka.

Namun daya tarik utama hari ini datang menjelang sore hingga malam, saat prosesi adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura berlangsung.

Pukul 15.30 Wita, prosesi Beluluh Sultan digelar di Keraton dengan penuh khidmat.

Sultan mengenakan busana adat Pesapu, dalam upacara penyucian diri yang menandai babak penting dalam rangkaian Erau.

Malam harinya, dua prosesi sakral kembali digelar secara berurutan.

Pada pukul 19.30 Wita, Merangin VI berlangsung di Serapo Belian dengan busana adat Bajdat Dewa dan Belian, membawa nuansa magis dan spiritual yang kuat. 

Kemudian, acara hari itu ditutup dengan prosesi Bepelas III di Keraton pada pukul 20.00 Wita, sebuah upacara penuh makna yang menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur dan kesinambungan adat istiadat.

Daya Tarik Wisatawan

Baca Juga:   Begini Anggaran Makan Bergizi Gratis di APBN yang Dipatok Rp 10 Ribu per Porsi

Tak hanya menjadi warisan budaya yang dijaga turun-temurun, Erau Adat Kutai kini juga menjelma sebagai salah satu agenda wisata budaya unggulan Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Kartanegara.

Kombinasi antara prosesi adat yang sakral, hiburan rakyat, dan pelibatan komunitas lokal menjadikan festival ini sebagai magnet wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan dukungan infrastruktur pariwisata dan kekayaan budaya yang otentik, Tenggarong siap menyambut siapa saja yang ingin menyelami nilai-nilai budaya asli Nusantara yang masih hidup dan lestari hingga kini. (*)