TITIKNOL.ID, JEDDAH – Laga dramatis antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi berakhir dengan kekalahan tipis 2-3 untuk skuad Garuda.
Pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Rabu (8/10/2025) malam atau Kamis dini hari WIB, menyisakan harapan di tengah kekecewaan.
Arab Saudi mencetak tiga gol melalui Saleh Abu Al Shamat (17′) dan Feras Al Brikan (36′ penalti, 62′).
Sementara dua gol Indonesia lahir dari eksekusi penalti Kevin Diks pada menit ke-11 dan 88.
Meski kalah, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.
Ia optimistis timnya bisa bangkit pada laga selanjutnya melawan Irak.
“Tidak mudah. Tidak pernah mudah. Tidak akan mudah. Ini laga sulit bagi kami,” kata Jay dalam wawancara usai pertandingan.
Awal Manis, Akhir Menyakitkan
Indonesia mengawali pertandingan dengan performa solid. Pada menit ke-11, Kevin Diks sukses membuka keunggulan lewat penalti setelah VAR menunjukkan handball yang dilakukan bek Arab Saudi, Hassan Al Tambakti.
Penalti ini bermula dari pelanggaran terhadap Miliano Jonathans yang berujung kartu kuning untuk Tambakti.
Sayangnya, keunggulan Indonesia tak bertahan lama. Enam menit kemudian, Arab Saudi menyamakan kedudukan lewat tendangan mendatar kaki kiri Saleh Abu Al Shamat yang tak mampu dibendung kiper Maarten Paes.
“Setelah kami unggul 1-0, kami kebobolan terlalu cepat. Dua gol datang begitu cepat. Setelah itu jadi sangat sulit bagi kami,” kata Jay, yang kini bermain di klub Italia, Sassuolo.
Petaka kembali menghampiri Indonesia di menit ke-36. Wasit Ahmad Al Ali memberikan penalti untuk Arab Saudi usai Yakob Sayuri dinilai menarik baju Feras Al Brikan.
Feras sendiri yang menjadi algojo, sukses menuntaskan tugasnya dan membawa Arab Saudi unggul 2-1 hingga turun minum.
Di babak kedua, gawang Indonesia kembali kebobolan. Kali ini, Maarten Paes gagal mengamankan bola muntah hasil tembakan Musab Al Juwayr yang langsung disambar oleh Feras Al Brikan untuk mencetak gol keduanya di menit ke-62.
Timnas Indonesia tak menyerah. Menjelang laga usai, Kevin Diks kembali mencetak gol lewat penalti setelah VAR memastikan Nawaf Bu Washl melakukan handball di kotak terlarang.
Meski sempat ditepis, bola tetap meluncur masuk ke gawang, memperkecil ketertinggalan jadi 2-3 di menit ke-88.
Meski gagal meraih poin, Jay Idzes menyebut semangat tim tidak luntur.
“Kami harus mengevaluasi pertandingan ini dan bersiap menghadapi laga Sabtu nanti. Ini belum berakhir. Kami harus terus percaya, dan itu yang akan kami lakukan.”
Laga berikutnya melawan Irak pada Sabtu 11 Oktober 2025 atau Minggu dini hari WIB akan menjadi penentu.
Indonesia wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup B.
Jay juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para suporter yang setia memberikan dukungan.
“Kami punya suporter terbaik di dunia, saya percaya itu. Kami semua di tim sangat berterima kasih atas semua dukungan. Meskipun kalah, mereka tetap menunjukkan apresiasi dan cinta untuk kami. Sayangnya, kami belum bisa membalas itu malam ini,” pungkasnya. (*)












