TitiknolSport

Persiba Balikpapan tanpa Striker Andalan jadi Tumpul, Kalah Tipis dari Persipura

48
×

Persiba Balikpapan tanpa Striker Andalan jadi Tumpul, Kalah Tipis dari Persipura

Sebarkan artikel ini
Dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (19/10/2025), tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. (HO/Persiba)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Harapan Persiba Balikpapan untuk mencuri poin dari kandang Persipura Jayapura pupus sudah.

Dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (19/10/2025), tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan M. Nasuha, yang kini semakin terpuruk di papan bawah klasemen sementara Grup 2.

Hingga pekan keenam, Persiba baru mengantongi 6 poin, hasil dari dua kemenangan dan empat kekalahan, serta telah kebobolan 11 gol.

Gol semata wayang dalam laga ini dicetak oleh Ramai Rumakek, yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Persiba. Upaya jebakan offside yang coba diterapkan anak-anak Balikpapan gagal total, dan Rumakek pun dengan mudah menaklukkan penjaga gawang lawan.

Ketidakhadiran Lorensius Amanat Sabda, striker andalan Persiba, turut memengaruhi daya gedor tim. Penyerang asal Kutai Barat itu absen karena cedera dan tidak ikut dibawa ke Jayapura. Padahal, kecepatan dan kelincahannya selama ini menjadi andalan membongkar pertahanan lawan.

Pelatih M. Nasuha mengakui bahwa timnya tampil kurang maksimal, terutama dari sisi konsentrasi dan penguasaan permainan.

“Di babak pertama kami masih bisa mengimbangi Persipura. Tapi di babak kedua, saat unggul jumlah pemain, kami justru terburu-buru dan kurang sabar dalam mengatur tempo. Akhirnya kami kecolongan,” ujar Nasuha usai pertandingan.

Ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun bagi Persiba, yang membuat tekanan semakin besar untuk segera bangkit. Nasuha menegaskan bahwa evaluasi total akan dilakukan, terutama di sektor pertahanan yang terus menjadi titik lemah.

“Koordinasi di lini belakang akan jadi fokus utama dalam latihan mendatang. Kami harus segera bangkit sebelum semakin tertinggal,” tegasnya. (*)