TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda kembali menunjukkan konsistensinya di kompetisi Super League 2026/2027.
Tim berjuluk Pesut Etam ini sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam delapan laga beruntun setelah menumbangkan Arema FC 2-0 pada pekan ke-10 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (26/10/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung tampil menekan. Namun peluang pertama justru didapat Arema melalui sepakan Paulinho di dalam kotak penalti, meski tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Nadeo Argawinata.
Tak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk membalas. Pada menit ke-3, Borneo FC membuka keunggulan lewat aksi Mariano Peralta.
Berawal dari sundulan Juan Villa yang membentur mistar gawang, bola pantul langsung disambar Peralta dengan sontekan mendatar yang bersarang di sisi kanan gawang Arema. Skor berubah 1-0 untuk Borneo FC Samarinda.

Unggul satu gol membuat tim asuhan Fabio Lefundes semakin percaya diri.
Peralta kembali mendapat peluang emas di penghujung babak pertama, namun tembakannya berhasil ditepis kiper Arema, Adi Satrio. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk Borneo FC.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Arema berupaya menekan lewat skema bola mati, sementara Borneo FC Samarinda mengandalkan serangan balik cepat.
Menit ke-46, tendangan bebas Paulinho hampir berbuah gol, tetapi Nadeo tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Dua menit berselang, Dalberto Luan Belo melepaskan tembakan first time, namun bola masih melenceng tipis di sisi gawang.
Petaka bagi Arema datang pada menit ke-57. Bek tengah Julian Guevara diusir wasit Steven Yubel Poli setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Mariano Peralta.
Bermain dengan 10 pemain, Arema semakin tertekan. Bahkan, Paulinho turut diganjar kartu kuning karena melanggar Rivaldo.
Meski begitu, Arema sempat mengancam lewat sundulan Dalberto yang mengenai mistar gawang di menit ke-64.
Pelatih Fabio Lefundes kemudian melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Muhammad Baker Al Hussein dan Douglas Coutinho untuk menambah energi serangan.
Menit ke-69, Borneo nyaris menambah gol lewat sepakan Joel Vinicius, namun Adi Satrio kembali melakukan penyelamatan penting.
Namun, situasi Arema semakin buruk setelah Bayu Setiawan diganjar kartu merah langsung di menit ke-73 usai melakukan tekel keras terhadap Peralta.
Unggul jumlah pemain, Borneo FC memanfaatkannya dengan baik.
Menit ke-77, Douglas Coutinho mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan Rivaldo Enero Pakpahan dengan sepakan kaki kanan dari sudut sempit. Skor berubah menjadi 2-0.
Menjelang akhir laga, Arema mendapat peluang memperkecil ketertinggalan lewat penalti setelah Haykal Al Hafiz dianggap melanggar Valdeci di kotak terlarang.
Wasit sempat memeriksa VAR untuk memastikan keputusan tersebut.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Borneo FC Samarinda menjadi delapan pertandingan sekaligus memastikan posisi mereka tetap kokoh di puncak klasemen sementara Super League 2026/2027. (*)












