Nasional

Presiden Prabowo Perintahkan Mensesneg Periksa Penyerapan Dana Transfer ke Daerah

104
×

Presiden Prabowo Perintahkan Mensesneg Periksa Penyerapan Dana Transfer ke Daerah

Sebarkan artikel ini
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak umat Islam meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam momentum peringatan Maulid Nabi 1447 Hijriah. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius terhadap dana transfer ke daerah (TKD).

‎Ia memberikan instruksi khusus kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk memeriksa penyerapan dan penggunaan anggaran yang ditransfer ke daerah menjelang akhir tahun 2025.

‎Arahan itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum dirinya bertolak menuju Australia untuk kunjungan kerja.

‎“Presiden menugaskan Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengkoordinasikan serta memeriksa penyerapan anggaran dan penggunaan transfer ke daerah yang dikelola oleh para kepala daerah menjelang akhir tahun ini,” demikian keterangan Sekretariat Presiden melalui unggahan resmi di akun Instagram @sekretariat.presiden, Rabu (12/11/2025).

‎Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa setiap rupiah dari uang rakyat harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan digunakan tepat sasaran.

‎Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam penggunaan anggaran sesuai periode waktu yang telah ditetapkan.

‎“Tidak hanya anggaran di kementerian dan lembaga, dana di daerah juga merupakan uang rakyat yang harus dikelola dengan transparan dan efektif,” tegasnya.

‎Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

‎Instruksi Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi anggaran menjelang tutup tahun, agar serapan keuangan negara dapat optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

‎Usai rapat tersebut, Prabowo bertolak ke Australia untuk kunjungan kerja singkat selama satu hari di Sydney.

‎Dalam agenda tersebut, ia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan menghadiri upacara kenegaraan bersama Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn.

‎Selain itu, Presiden juga akan menggelar pertemuan bilateral membahas kerja sama di bidang perdagangan barang dan jasa, investasi, pendidikan, serta penguatan kemitraan industri antara Indonesia dan Australia. (*/)