TitiknolSport

Gol Tunggal Doni Sormin jadikan Persiba Balikpapan Pahit dan Sulit, Terancam Degradasi

120
×

Gol Tunggal Doni Sormin jadikan Persiba Balikpapan Pahit dan Sulit, Terancam Degradasi

Sebarkan artikel ini
PERSIBA BALIKPAPAN KEOK - Angin segar bertiup di markas kebanggaan publik Kalimantan Timur. Namun menjadi nestapa bagi tim tuan rumah, Persiba Balikpapan. Dalam atmosfer Stadion Batakan Balikpapan yang megah, PSIS Semarang berhasil mengukir kisah manis pada laga perdananya di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Laskar Mahesa Jenar sukses menaklukkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor tipis, 1-0, pada Minggu (23/11/2025). (Facebook Persiba Balikpapan)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Angin segar bertiup di markas kebanggaan publik Kalimantan Timur. Namun menjadi nestapa bagi tim tuan rumah, Persiba Balikpapan. 

Dalam atmosfer Stadion Batakan Balikpapan yang megah, PSIS Semarang berhasil mengukir kisah manis pada laga perdananya di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.

Laskar Mahesa Jenar sukses menaklukkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor tipis, 1-0, pada Minggu (23/11/2025).

Kemenangan yang terasa sangat berharga ini ditentukan oleh satu-satunya gol indah yang lahir di babak kedua.

Tapi bagi Persiba Balikpapan ini terasa pahit, bisa terancam masuk degradasi ke Liga 3. Lantaran Persiba Balikpapan sedang dekat masuk dalam area bahaya degradasi.  

Adalah Doni Sormin yang menjadi pahlawan bagi tim tamu, menjebol gawang Beruang Madu pada menit ke-69, mengubah keheningan menjadi sorak gembira pendukung tim Biru Tengah.

Perjuangan Pemain Muda

Pelatih kepala PSIS Semarang, Jafri Sastra, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas raihan tiga poin perdana ini. Ia mengapresiasi totalitas yang ditunjukkan para pemainnya.

“Pertama dan utama, semua karena izin Allah SWT sehingga kami bisa membawa pulang tiga poin dari sini. Saya memberikan apresiasi yang sangat tulus kepada seluruh pemain,” ungkap Jafri dengan nada bersyukur.

Pelatih asal Padang ini mengakui bahwa skuatnya kini banyak diisi oleh darah-darah muda.

Oleh karena itu, kemenangan ini menjadi modal awal yang penting, namun ia menekankan bahwa perjalanan masih panjang.

“Kami tahu masih banyak lawan yang levelnya di atas kami menanti. Namun, untuk kemenangan hari ini, kami sungguh bersyukur,” ujarnya.

Jafri Sastra juga mengingatkan para pemainnya agar tidak larut dalam euforia berlebihan. Kemenangan perdana ini adalah cambuk semangat, bukan tujuan akhir.

Baca Juga:   Tandang ke Samarinda, Persib Boyong 22 Pemain

“Ke depan, kami harus berusaha menjadi lebih baik lagi,” pesannya.

 Rasa syukur yang sama turut disampaikan oleh perwakilan pemain PSIS, Syiha Buddin. Ia mengakui bahwa laga perdana selalu terasa berat dan penuh tekanan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Semua tahu ini adalah kemenangan perdana kami musim ini. Rekan-rekan sudah berjuang habis-habisan bersama tim pelatih,” kata Syiha.

Tiga poin berharga yang dibawa pulang ke Semarang ini didedikasikan sepenuhnya untuk mereka yang selalu setia mendukung, para suporter Laskar Mahesa Jenar.

“Kemenangan ini secara khusus kami persembahkan untuk suporter yang tak pernah lelah mendukung kami di mana pun kami bertanding,” tutup Syiha Buddin. (*)