TitiknolSport

Kemenangan Borneo FC Atas PSM, Joel Vinicius dan Mentalitas Pesut Etam

20
×

Kemenangan Borneo FC Atas PSM, Joel Vinicius dan Mentalitas Pesut Etam

Sebarkan artikel ini
BORNEO JUARA - Aroma kebangkitan tercium kuat di Stadion Segiri. Setelah sempat goyah akibat dua kekalahan beruntun, Borneo FC Samarinda kini menunjukkan determinasi tinggi dalam sesi latihan intensif pada Rabu (17/12/2025). Lawan Persebaya adalah laga krusial. Borneo FC Samarinda ingin menjauh dari kejaran pesaing di klasemen. (HO/Borneo FC Samarinda) 

Di bawah langit Segiri, air mata frustrasi berubah menjadi tangis bahagia. Simak bagaimana Joel Vinicius dan Borneo FC menolak menyerah pada takdir saat menjamu PSM Makassar

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Ada getaran yang berbeda di udara Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu 3 Januari 2026. 

Stadion Segiri tidak hanya dipenuhi oleh ribuan pasang mata, tetapi juga oleh harapan yang sempat diuji habis-habisan.

Sore itu, sepak bola bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan tentang bagaimana sebuah tim menolak untuk menyerah pada keadaan.

Laga baru saja menyapa saat keheningan tiba-tiba menyergap tribun tuan rumah.

Menit ketiga, Alex De Aguiar Gomes membawa PSM Makassar unggul lewat gol yang sempat memicu perdebatan panjang. 

VAR menjadi hakim yang dingin, menyatakan gol itu sah, dan memaksa Borneo FC tertunduk lebih awal.

Sepanjang babak pertama, rasa frustrasi seolah menjadi kawan akrab bagi anak-anak asuh Pesut Etam.

Upaya Douglas Coutinho meleset, dan yang paling menyesakkan adalah saat gol Joel Vinicius di penghujung babak pertama dianulir.

Stadion yang sempat bergemuruh mendadak sunyi; euforia itu dicabut kembali oleh teknologi.

Borneo FC harus berjalan ke ruang ganti dengan beban satu gol dan harapan yang tampak mulai meredup.

Titik Balik Sang Predator

Namun, jeda antarbabak tampaknya menjadi momen kontemplasi bagi Borneo FC. Memasuki paruh kedua, mereka tidak lagi bermain dengan keraguan. Mereka menyerang bukan sekadar dengan kaki, tapi dengan hati.

Menit ke-68 menjadi awal dari segalanya. Joel Vinicius, pria yang sempat meratapi golnya yang dianulir, akhirnya benar-benar meledakkan kegembiraan suporter.

Sontekan manisnya merobek jala PSM, mengubah skor menjadi 1-1, sekaligus mengubah ketegangan menjadi keyakinan. Momentum telah berpindah tangan.

Baca Juga:   3 Pemain Kunci Timnas Indonesia Bakal Buat Ketar-ketir Jepang di Laga Akhir Kualifikasi Piala Dunia

Puncaknya terjadi saat senja mulai turun di menit ke-87. Seolah ingin menegaskan takdirnya sebagai pahlawan, Joel kembali terbang.

Sebuah sundulan tajam darinya memastikan kemenangan comeback yang heroik. Skor berbalik 2-1, dan Segiri tidak lagi sekadar bergemuruh, ia meledak dalam tangis bahagia.

Kemenangan ini membawa Borneo FC terbang tinggi ke puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan 37 poin.

Menggeser Persib Bandung dari singgasana memang sebuah prestasi besar, namun ada yang lebih bermakna dari sekadar tabel klasemen.

Sore itu di Segiri, Borneo FC mengirimkan pesan sunyi namun tajam ke seluruh penjuru negeri bahwa di bawah langit Samarinda, perjuangan belum benar-benar berakhir sebelum peluit panjang dibunyikan.

Ini bukan hanya soal taktik, ini adalah tentang mentalitas sang juara yang lahir dari tekanan yang luar biasa. (*)