Nasional

Menkeu Purbaya soal OTT KPK di Pajak dan Bea Cukai: Jadi Shock Therapy, Tak Ada Intervensi

73
×

Menkeu Purbaya soal OTT KPK di Pajak dan Bea Cukai: Jadi Shock Therapy, Tak Ada Intervensi

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara ihwal sorotan media asing yang menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menjadi Kota Hantu. Foto/Felldy Utama

TITIKNOL.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyasar pegawai pajak dan bea cukai, Rabu (4/2/2026).

Menurut Purbaya, operasi tersebut dapat menjadi terapi kejut (shock therapy) bagi jajarannya untuk memperbaiki kinerja dan integritas institusi.

‎“(OTT) ini juga mungkin merupakan shock therapy bagi pegawai kami,” ujar Purbaya saat rapat bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta.

‎Purbaya menegaskan pihaknya tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang tengah berjalan.

Ia memastikan Kementerian Keuangan menghormati sepenuhnya kewenangan aparat penegak hukum.

‎“Saya tidak akan intervensi hukum, dalam pengertian misalnya datang ke Presiden untuk meminta KPK atau kejaksaan menghentikan kasus seperti yang terjadi di masa lalu,” tegasnya.

‎Meski demikian, Purbaya menyatakan kementeriannya tetap memberikan pendampingan hukum kepada pegawai yang terseret perkara, tanpa menghalangi proses penegakan hukum.

‎“Saya akan bantu, tapi saya akan biarkan proses hukum berjalan seadil-adilnya,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi apabila pegawainya terbukti bersalah.

Menurutnya, penegakan hukum harus dijalankan sesuai peraturan yang berlaku.

‎“Saya tidak ada masalah jika terbukti bersalah dan dihukum sesuai aturan,” kata Purbaya.

‎Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Operasi tersebut diduga berkaitan dengan kasus restitusi pajak.

‎Pada waktu yang hampir bersamaan, KPK juga menggelar OTT di Jakarta yang menyasar pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

‎“Ya benar,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi terkait OTT di Ditjen Bea dan Cukai.

‎Namun demikian, Fitroh belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai detail operasi senyap tersebut.

‎Terpisah, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budi Prasetyo, mengonfirmasi adanya pemeriksaan oleh tim KPK terhadap pejabat bea cukai.

‎“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat Bea dan Cukai,” ujar Budi.

‎Ia menegaskan pihaknya bersikap kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

‎“Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut,” pungkasnya. (*/)

Baca Juga:   TERJAWAB Alasan Prabowo Akan Evaluasi Proyek Strategis Nasional