GBK Membara. Malam ini bukan sekadar laga biasa, tapi misi ‘kudeta’ Persija untuk menggeser Borneo FC dari kursi runner-up. Mampukah Macan Kemayoran mengamankan 3 poin keramat?
TITIKNOL.ID, JAKARTA – Aroma persaingan panas di papan atas Super League 2025-2026 kembali tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Malam ini, Minggu (8/2/2026) pukul 19.00 WIB, Persija Jakarta akan menjamu Arema FC dalam laga krusial yang mempertaruhkan gengsi serta posisi di klasemen.
Bagi “Macan Kemayoran”, tiga poin dari laga kandang ini bukan sekadar tambahan angka, melainkan syarat mutlak untuk terus memanaskan persaingan juara.
Saat ini, Persija tertahan di posisi ketiga dengan 41 poin. Jika berhasil menaklukkan “Singo Edan”, anak asuh Mauricio Souza berpeluang besar memangkas jarak dan menggusur Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 46 poin.
Laga ini juga menjadi upaya Persija untuk tetap menempel ketat sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, yang saat ini mengantongi 47 poin.
Persija dalam Motivasi Tinggi
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa persiapan timnya telah matang.
Meski sempat menghadapi kendala kelengkapan skuad dalam beberapa laga terakhir, ia tetap optimis dengan kedalaman tim yang dimilikinya.
“Persiapan tim minggu ini sangat bagus. Kami punya waktu yang cukup untuk mematangkan strategi. Grup ini sangat termotivasi dan sadar betul betapa pentingnya laga ini. Saya percaya tim akan tampil maksimal,” ujar Souza dalam konferensi pers pralaga.
Namun, Souza tidak ingin meremehkan lawan. Ia mewaspadai transformasi Arema FC yang kini tampil lebih solid berkat kehadiran sejumlah pemain baru di bursa transfer.
“Arema sekarang lebih kuat dengan komposisi pemain baru yang berkualitas. Ini akan menjadi laga yang sulit. Kami harus masuk ke lapangan dengan konsentrasi penuh agar tidak ada kejutan yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Meski mengakui skuadnya jarang tampil full team karena alasan absennya beberapa pemain, Souza tetap tenang.
Menurutnya, hasil positif yang diraih Persija sejauh ini membuktikan bahwa kualitas antar pemain di dalam tim sudah merata.
(*)












