TITIKNOL.ID – Laga berat menanti Persebaya Surabaya saat bertandang ke markas Borneo FC pada Sabtu (7/3/2026).
Evaluasi dari pertandingan melawan Persib Bandung pekan lalu menjadi modal penting bagi Bajol Ijo untuk meredam kekuatan Pesut Etam.
Borneo FC memiliki catatan impresif saat bermain di kandang sendiri di Stadion Segiri.
Dari 11 pertandingan kandang musim ini, tim berjuluk Pesut Etam mampu meraih 10 kemenangan.
Saat ini Borneo FC mengoleksi 50 poin dan tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
Mereka hanya terpaut empat poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.
Catatan tersebut menjadi perhatian serius bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Ia mengaku timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari laga sebelumnya sebelum bertolak ke Samarinda.
“Pertama-tama kami perlu menganalisis pertandingan melawan Persib. Lalu memikirkan apa yang tidak berjalan baik dalam permainan, terutama ketika kami kebobolan,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa tim pelatih juga melakukan analisis mendalam terhadap permainan Borneo FC untuk menemukan celah yang bisa dimanfaatkan.
“Kami perlu membedah permainan Borneo dan menemukan celah yang bisa dieksplorasi. Kami juga harus menentukan pemain yang tepat sesuai karakter dan strategi yang akan diterapkan,” jelasnya.
Tavares menyadari betul bahwa Borneo FC tampil sangat konsisten musim ini di bawah arahan pelatih Fabio Lefundes.
Menurutnya, performa tim tuan rumah mencerminkan tim yang serius memburu gelar juara.
“Kita semua tahu ini laga yang sangat berat bermain di Samarinda. Menurut saya Borneo menjalani musim yang fantastis dan mereka sedang bersaing memperebutkan gelar juara,” ucapnya.
Untuk meredam dominasi Pesut Etam di kandang, Tavares meminta anak asuhnya tampil dengan mentalitas kuat serta menjaga konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Persib.
“Jika ingin tampil baik di sana, kami harus mempertahankan sikap, fokus, dan intensitas permainan seperti di laga sebelumnya. Kami harus lebih konsisten,” imbuhnya.
Selain itu, Persebaya juga diminta tidak memberikan ruang terlalu banyak kepada pemain lawan untuk menciptakan peluang.
Pasalnya, Borneo FC dikenal cukup klinis dalam memanfaatkan kesempatan.
Beberapa pemain seperti Felipe Villa, Obieta, dan Peralta dinilai memiliki kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.
Karena itu, lini pertahanan Bajol Ijo harus tampil disiplin sepanjang pertandingan.
“Kami tidak bisa memberi terlalu banyak ruang bagi lawan untuk menembak seperti saat melawan Persib. Borneo punya kualitas untuk memanfaatkan peluang tersebut,” tandas Tavares. (*)








