Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Lawatan Luar Negeri Demi Lapangan Kerja, Siap Lobi Langsung ke Jepang dan Korsel

168
×

Presiden Prabowo Tegaskan Lawatan Luar Negeri Demi Lapangan Kerja, Siap Lobi Langsung ke Jepang dan Korsel

Sebarkan artikel ini
INVESTASI - Presiden Prabowo membawa oleh-oleh kesepakatan investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,67 triliun sepulang dari Inggris. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kunjungan kerja ke luar negeri yang dilakukannya bertujuan untuk menjaga kepentingan rakyat Indonesia, terutama dalam mempertahankan dan membuka lapangan kerja.
‎
‎Menurut Prabowo, lawatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang berdampak pada ekonomi nasional.
‎
‎“Saya jalan-jalan (kunjungan kerja luar negeri) untuk menjaga rakyat saya. Untuk menjaga apa? Lapangan kerja,” ujar Prabowo sebagaimana dikutip dari unggahan media sosial resmi pemerintah, Kamis (26/3/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, meskipun para menteri telah menjalankan tugasnya masing-masing, terdapat sejumlah hal strategis yang membutuhkan kehadiran langsung kepala negara untuk melakukan lobi tingkat tinggi.
‎
‎Prabowo menilai, keputusan penting dalam kerja sama internasional kerap harus diselesaikan secara langsung oleh pemimpin negara guna mencapai kesepakatan yang menguntungkan.
‎
‎“Saya kalau enggak lobi, tentunya menteri-menteri yang kerja, namun di ujungnya saya harus datang. Ada hal-hal yang penting harus deal langsung,” tegasnya.
‎
‎Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun posisi tawar yang kuat dalam setiap hubungan antarnegara agar Indonesia mampu melindungi kepentingan nasional.
‎
‎“Dalam setiap hubungan memang harus ada posisi tawar, harus dari posisi kuat. Nah, itu yang sedang kita kerjakan sekarang,” lanjut Prabowo.
‎
‎Dalam waktu dekat, Presiden dijadwalkan melakukan kunjungan ke Jepang pada 29–31 Maret 2026 dan ke Korea Selatan pada 31 Maret–2 April 2026.
‎
‎Agenda kunjungan mencakup pertemuan dengan Sanae Takaichi serta menghadiri jamuan kenegaraan bersama Kaisar Jepang, yang diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis kedua negara dengan Indonesia. (*/)