SamarindaTitiknolKaltim

Terima Kunjungan PMII Kaltim, Saefuddin Zuhri Dorong Aksi Nyata Tangani Sampah dan Lingkungan

16
×

Terima Kunjungan PMII Kaltim, Saefuddin Zuhri Dorong Aksi Nyata Tangani Sampah dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur pada Selasa (14/04/2026) pagi.

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur, Selasa (14/04/2026).

‎Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Samarinda tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen mahasiswa.

‎Ketua PMII Kaltim, Said Abdillah, menyampaikan bahwa kunjungan ini juga untuk memaparkan rencana Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII.

‎Dalam peringatan tersebut, PMII mengusung tema “66 Tahun PMII Aksi Nyata untuk Indonesia” dengan fokus pada kegiatan lingkungan hidup.

‎Salah satu agenda utama adalah penanaman pohon yang direncanakan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melalui konsep “Tobat Ekologis”.

‎Selain itu, rangkaian kegiatan juga mencakup rapat koordinasi daerah, ziarah, serta pelatihan instruktur bagi kader PMII.

‎Said menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

‎Menanggapi hal tersebut, Saefuddin Zuhri menyambut baik inisiatif PMII dan membuka ruang kerja sama, terutama dalam penanganan persoalan sampah di Kota Samarinda.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

‎Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparudin, turut mendorong agar program yang dirancang PMII bersifat berkelanjutan dan tidak sekadar seremonial.

‎Ia juga mengajak PMII menyusun proposal kegiatan yang konkret agar dapat didukung pemerintah secara maksimal.

‎Sementara itu, anggota TWAP, Amir Husain, mengungkapkan produksi sampah di Samarinda mencapai 400 hingga 600 ton per hari, sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih optimal.

‎Menutup pertemuan, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya implementasi nyata dari berbagai rencana yang telah disampaikan.

‎“Semua hal penting sudah dipaparkan. Sekarang bagaimana kita melaksanakan di lapangan,” pungkasnya. (Advertorial)