TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Borneo FC melakukan perombakan besar menyambut musim 2026/27. Pesut Etam menghadapi tantangan lebih berat karena tidak hanya berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tetapi juga akan tampil di League Cup, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Championship.
Untuk memperkuat skuad, Borneo FC mendatangkan 10 pemain baru. Enam di antaranya merupakan pemain asing, yakni Christian Matheus, Iago Mendonca, Gabriel Oliveira, Kablan Davi N’Goma, Rodrigo Veranda, dan Ruben Lopez.
Sementara itu, empat pemain lokal yang bergabung adalah Muhamad Darmawan, Rakasurya Handika, Achmad Figo, dan Rifad Marasabessy.
Perubahan besar juga terjadi di sektor kepelatihan. Borneo FC menunjuk Mauro Jeronimo sebagai pelatih kepala baru untuk menangani Pesut Etam pada musim 2026/27.
Mauro menyambut optimistis tantangan tersebut. Namun, pelatih asal Portugal itu menyadari bahwa membangun tim dengan komposisi baru tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Apalagi, antusiasme masyarakat Samarinda terhadap sepak bola menjadi motivasi tersendiri bagi Mauro untuk membentuk tim yang mampu memberikan kebanggaan kepada para pendukung Borneo FC.
“Biar para fans yang datang ke sini bisa terhibur. Kami akan selalu berjuang meraih kemenangan di setiap pertandingan,” ujar Mauro Jeronimo.
Banyaknya pemain baru membuat proses adaptasi menjadi salah satu pekerjaan utama tim pelatih. Para pemain dituntut memahami filosofi permainan yang sama sekaligus membangun chemistry dalam waktu relatif singkat sebelum kompetisi resmi dimulai pada September mendatang.
Menurut Mauro, proses membangun tim yang solid tidak dapat dilakukan secara instan. Latihan, komunikasi, dan konsistensi menjadi faktor penting untuk menyatukan pemain lama dan pemain baru.
“Tapi, kami butuh waktu. Ada banyak pemain baru, banyak wajah baru juga di staf. Kami harus membangun tim ini selangkah demi selangkah,” pungkas Mauro.
Dengan jadwal kompetisi yang semakin padat, Borneo FC dituntut segera menemukan komposisi terbaik.
Persiapan pramusim menjadi momentum penting bagi Mauro untuk menyatukan visi permainan sekaligus memastikan Pesut Etam mampu bersaing di empat ajang yang akan diikuti musim ini. (*/)










