Nasional

Dukung Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan, PHKT Kenalkan Praktik Terbaik Keselamatan di Industri Hulu Migas

3
×

Dukung Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan, PHKT Kenalkan Praktik Terbaik Keselamatan di Industri Hulu Migas

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menerima kunjungan industri mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk melihat lebih dekat penerapan aspek keselamatan kerja dalam aktivitas industri hulu minyak dan gas bumi.

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menerima kunjungan industri mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk melihat lebih dekat penerapan aspek keselamatan kerja dalam aktivitas industri hulu minyak dan gas bumi.

Melalui kunjungan industri ini, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teori, juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para praktisi hulu migas yang sehari-hari mengelola aspek keselamatan di lingkungan kerja.

‎Kegiatan yang berlangsung di Pasir Ridge Community Center (PRCC), Balikpapan, pada Kamis (10/9) tersebut merupakan bagian dari program “Industrial Safety Program for Innovation and Real Experience” (INSPIRE) yang diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa ITK.

Sebanyak delapan dosen turut mendampingi 52 mahasiswa ITK dalam kunjungan tersebut. Kedatangan rombongan ITK disambut oleh Enos Parubak, Assistant Manager Safety HSSE Zona 10. Turut hadir sejumlah praktisi dari Departemen HSSE Zona 10 PHKT, yaitu Luqman Amin Hanafi, Analyst Process Safety; Manangga Garukumara Barwindar, Analyst Occupational Safety; serta Destri Hanowo, HSSE Officer.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai PHKT, wilayah kerja, serta aktivitas operasional perusahaan. Mahasiswa kemudian mendapatkan gambaran mengenai berbagai aspek keselamatan yang menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan hulu migas, mulai dari pengendalian bahaya, keandalan fasilitas, pengelolaan perubahan, hingga kesiapan operasional.

Tidak berhenti pada pemaparan, mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para praktisi PHKT. Sesi interaktif ini menjadi ruang bagi peserta untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam aktivitas industri.

PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menerima kunjungan industri mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk melihat lebih dekat penerapan aspek keselamatan kerja dalam aktivitas industri hulu minyak dan gas bumi.

Muhammad Haydan, salah satu mahasiswa peserta INSPIRE mengungkapkan bahwa selama kegiatan, para peserta mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru mengenai dunia kerja di industri migas, baik pekerjaan di darat maupun di laut lepas.

Baca Juga:   Robby Abbas Sebut Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Punya Hubungan Spesial, Ungkap Alasan di Balik Pengakuan

“Kegiatan ini sangat berdampak bagi kami karena memberikan gambaran yang aktual dan faktual mengenai bagaimana ilmu yang kami pelajari di perkuliahan diterapkan langsung di lapangan kerja, khususnya terkait aspek keselamatan kerja,” ungkapnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya peserta dalam menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi bersama para praktisi. Berbagai pengalaman yang dibagikan memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya penerapan keselamatan dalam lingkungan kerja dengan karakteristik dan risiko yang beragam.

“Harapannya, melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memperoleh banyak ilmu dan pengalaman yang sebelumnya mungkin hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas. Karena itu, kesempatan ini  harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Anis Rohmana Malik, Pembina Kemahasiswaan ITK.

‎Sementara itu, Head Communication Relations & CID Zona 10, Elis Fauziyah, mengatakan bahwa kunjungan industri menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan sekaligus memperkenalkan dunia industri hulu migas kepada generasi muda.

“Di PHKT, kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan di bidang pendidikan bagi masyarakat, termasuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri hulu migas,” jelas Elis.

‎Menurutnya, interaksi langsung dengan para praktisi dapat memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai bagaimana aspek keselamatan menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas operasi hulu migas dalam mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.

“Kegiatan INSPIRE yang kami dukung, menjadi ruang belajar dua arah, ketika mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari dunia industri, sementara praktisi PHKT berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda,” pungkasnya. (*/)