Olahraga

Borneo FC Tumbang 2-1 dari PSIM, Laskar Mataram Raih Kemenangan Perdana

1
×

Borneo FC Tumbang 2-1 dari PSIM, Laskar Mataram Raih Kemenangan Perdana

Sebarkan artikel ini
Borneo FC rayakan gol semata wayang lawan Persijap Jepara. Foto: Dok. Borneo FC

TITIKNOL.ID – PSIM Yogyakarta akhirnya mengakhiri paceklik kemenangan setelah menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-1 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu.
‎
‎Kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Laskar Mataram setelah melewati tujuh pertandingan sebelumnya tanpa meraih kemenangan. Pada laga kedelapan ini, PSIM berhasil membalikkan keadaan setelah lebih dulu tertinggal dari tim berjuluk Pesut Etam.
‎
‎Pertandingan berlangsung sengit sejak awal babak pertama. Kedua tim saling melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya ke gawang lawan.
‎
‎PSIM lebih dulu mengancam melalui Ezequiel Vidal pada menit ke-31. Ia melepaskan tendangan voli keras yang mengarah ke gawang Borneo FC. Namun, upaya tersebut masih mampu digagalkan penjaga gawang Kadú Monteiro. Tendangan itu bahkan sempat membuat sang kiper mengalami cedera ringan pada tangan.
‎
‎Tidak berselang lama, Borneo FC melancarkan serangan balik. Asgal Habib, pemain bernomor punggung 26, berhasil menjebol gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi setelah memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah. Gol tersebut membawa Borneo FC unggul 1-0.
‎
‎PSIM terus berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan ke jantung pertahanan Borneo FC. Sekitar menit ke-35, Ezequiel Vidal kembali mengancam melalui tendangan keras ke arah pojok gawang. Namun, Kadú kembali mampu menggagalkan peluang tersebut.
‎
‎Memasuki babak kedua, PSIM melakukan sejumlah pergantian pemain, di antaranya memasukkan Nermin Haljeta dan Andy Irfan untuk menambah daya gedor tim.
‎
‎Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56. Adrian Purzycki melepaskan tendangan langsung atau *first time* setelah menerima umpan dari Raka Cahyana. Sepakannya berhasil membobol gawang Borneo FC dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
‎
‎PSIM semakin percaya diri setelah berhasil menyamakan kedudukan. Tidak berselang lama, gelandang Savio Sheva melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok atas gawang Borneo FC.
‎
‎Tendangan tersebut berbuah gol dan membawa PSIM berbalik unggul 2-1. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, sekaligus memastikan kemenangan bagi Laskar Mataram.
‎
‎Pelatih sementara PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras para pemain serta doa dari seluruh suporter. Menurutnya, PSIM mampu mendominasi permainan selama 25 hingga 30 menit.
‎
‎”Ada banyak sekali peluang kita ciptakan, memang kita sangat dominan, cuman memang ada satu kejadian tiba-tiba setelah restart dan tiba-tiba gol terjadi,” katanya dalam konferensi pers seusai pertandingan.
‎
‎Ia menambahkan, para pemain berusaha keras mengejar ketertinggalan dengan terus menciptakan peluang hingga akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang dan gol kemenangan.
‎
‎”Pertandingan yang menurut saya sangat emosional, karena ini adalah poin 3 pertama dan ini adalah start kami memulai ulang sebagai tim yang kompetitif di BRI Super League 2026-2027 mendatang,” katanya.
‎
‎Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSIM untuk memperbaiki posisi dan menjaga momentum pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Sebaliknya, Borneo FC harus pulang tanpa membawa poin setelah gagal mempertahankan keunggulan pada babak pertama. (*/)