Titiknol IKN

Raja Juli Antoni Nilai Banyak Salah Presepsi soal Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Harus Diluruskan

422
×

Raja Juli Antoni Nilai Banyak Salah Presepsi soal Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Harus Diluruskan

Sebarkan artikel ini
BANGUN IKN NUSANTARA - Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Raja Juli Antoni, menegaskan, proses pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur tidak membutuhkan waktu singkat tetapi berproses panjang. Bila ada yang anggap bangun Ibu Kota Nusantara hanya sampai Agustus saja, itu informasi yang tidak dibenarkan. 

Karena itu, perlu adanya klarifikasi terhadap isu-isu yang beredar di masyarakat mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Raja Juli Antoni, menegaskan, proses pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur tidak membutuhkan waktu singkat.

Tetapi, kata dia, ini akan terus berproses panjang. Jikalau ada yang menganggap membangun Ibu Kota Nusantara sebentar saja, hanya sampai Agustus, itu informasi yang tidak dibenarkan. 

Karena itu, perlu adanya klarifikasi terhadap isu-isu yang beredar di masyarakat mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Menurutnya, terdapat banyak persepsi yang salah di tengah masyarakat tentang proyek ini.

“Banyak yang salah persepsi tentang Ibu Kota Nusantara dan ini harus diluruskan. Pembangunan Ibu Kota Nusantara ini bertahap, bukan hanya sampai pada 17 Agustus saja,” katanya kepada sejumlah media massa di Ibu Kota Nusantara pada Senin (29/7/2024). 

Raja Juli Antoni juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap isu lingkungan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, contohnya dalam pembangunan bandara VVIP Ibu Kota Nusantara yang harus memperhatikan faktor keselamatan, bukan hanya kecepatan penyelesaian proyek.

Dengan pesan-pesan ini, Presiden Jokowi berkomitmen memastikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga melibatkan dan menguntungkan masyarakat lokal serta menjaga kelestarian lingkungan. (*)