Samarinda

Hotel Atlet di Samarinda Bakal Terbengkalai Lagi, Pernah Direnovasi Habis Ratusan Miliar Rupiah

325
×

Hotel Atlet di Samarinda Bakal Terbengkalai Lagi, Pernah Direnovasi Habis Ratusan Miliar Rupiah

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Nasib Hotel Atlet yang berada di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur kembali belum jelas, akan bernasib terbengkalai. 

Saat gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Hotel Atlet ini terpakai namun setelah selesai event ini maka hotel kembali kosong.

Sebagaimana diketahui, hotel yang dibangun untuk menampung atlet PON XVII 2028 dan dijadikan tempat isolasi penderita Covid-19 di 2020 lalu itu sempat direnovasi untuk menampung para kafilah dari beberapa provinsi Indonesia saat MTQ Nasional 2024.

Dalam perombakan secara keseluruhan itu Pemprov Kaltim merogoh anggaran sebesar Rp 111 miliar lebih.

Namun hingga kini, belum jelas bagaimana langkah Pemprov Kaltim untuk mencegah aset pemerintah itu terbengkalai.

Agar tidak kembali terbengkalai, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana mengomersialisasikan Hotel Atlet tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur, Sri Wahyuni telah menegaskan itu.

Hanya saja, menurutnya masih banyak fasilitas yang perlu dilengkapi untuk memenuhi operasional hotel.

Sambil menunggu itu, Pemprov Kaltim masih akan membuat peraturan gubernur (pergub) terkait retribusi Hotel Atlet.

“Setelah semua siap, kita akan lelang untuk bekerjasama dengan pihak ketiga (swasta). Rencananya tahun depan (2025) segera kita lakukan,” kata Sri Wahyuni.

Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelola Prasarana Olahraga (UPTD PPO) Gelora Kadrie Oening, Junaedi menjelaskan bahwa hotek tersebut memiliki 7 lantai dengan kapasitas 273 kamar.

“Tipe kamar terdiri dari double superior dan single superior dengan masing-masing satu lantai rata-rata ada sekitar 39 kamar,” sebut Junaedi.

Ia menjelaskan saat MTQN kemarin pengelolaan Hotel Atlet bekerja sama dengan pihak Indonesian Hotel General Managers Association (IHGMA).

Baca Juga:   Novi Marinda: Perumdam Tirta Kencana Gagal

Dengan memberdayakan sumber daya manusia dari Dispora Kaltim yang sebelumnya telah diberikan pelatihan singkat untuk melakukan pelayanan di Hotel Atlet.

Pihaknya juga berharap kali ini nasib Hotel Atlet tidak berakhir seperti pengalaman usai event-event sebelumnya.

“Jangan dibiarkan lagi. Kami berharap Pemprov Kaltim ada upaya-upaya yang jelas, baik itu berbayar dengan berdasarkan peraturan daerah (Perda) atau ada kerja sama dengan pihak ketiga agar Hotel Atlet tidak terbengkalai lagi,” bebernya. (*)