Nasional

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau 2025, Hujan Masih Bakal Terjadi hingga Akhir Maret 

584
×

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau 2025, Hujan Masih Bakal Terjadi hingga Akhir Maret 

Sebarkan artikel ini
PRAKIRAAN CUACA 2025 - Ilustrasi cuaca cerah. Puncak Musim Kemarau 2025 diprediksi akan sama hingga maju atau datang lebih awal dari biasanya yang mendominasi hampir keseluruhan wilayah Indonesia. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID – Musim penghujan di Indonesia akan berakhir, segera akan masuk ke musim kemarau. 

Prediksi musim kemarau di tahun 2025 dijelaskan oleh pihak BMKG. Memberikan jawaban soal kapan musim hujan akan berakhir.

Dilansir dari laman resmi BMKG, sebanyak 403 ZOM (57,7 persen) di Indonesia diprediksikan masuk musim kemarau pada periode April hingga Juni 2025 dengan wilayah Nusa Tenggara merupakan wilayah yang diprediksikan mengalami kemarau lebih awal dibanding wilayah lainnya.

Musim Kemarau 2025 di Indonesia diprediksikan mulai sama hingga lebih lambat dari normalnya, mencakup 409 ZOM (59 persen) yang tersebar di Indonesia. 

Akumulasi curah hujan musim kemarau di sebagian besar ZOM diprediksikan pada kategori Normal atau sama dengan biasanya (tidak lebih basah atau tidak lebih kering).

Puncak musim kemarau 2025 diprediksi terjadi pada Agustus di sebagian besar ZOM di Indonesia.

Puncak Musim Kemarau 2025 diprediksi akan sama hingga maju atau datang lebih awal dari biasanya yang mendominasi hampir keseluruhan wilayah Indonesia.

Durasi musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia beragam dari yang singkat yaitu selama 6 dasarian/2 bulan pada sebagian Sumatera dan Kalimantan hingga yang lebih panjang lebih dari 24 dasarian di sebagian Sulawesi.

Prediksi Musim Hujan Selesai

Sebagaimana diketahui, musim hujan yang melanda Indonesia sejak akhir tahun 2024 masih berlangsung di berbagai daerah. 

Curah hujan tinggi menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah, terutama di Jabodetabek, Jawa, dan Sumatera.

Fenomena cuaca ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang terdampak oleh bencana. 

Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, kapan musim hujan 2025 akan berakhir dan kapan Indonesia mulai memasuki musim kemarau?

Baca Juga:   Kesertaan KB di Mahakam Ulu Kaltim Rendah, Pentingnya Program Keluarga Berencana

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menginformasikan bahwa hujan masih akan berlangsung hingga akhir Maret 2025.

Namun, dia menekankan bahwa durasi hujan akan semakin singkat seiring dengan peralihan menuju musim kemarau.

“Pada 10 hari terakhir Maret, masih ada kemungkinan hujan, bahkan hujan lebat,” tuturnya pada Kamis (6/3/2025).

“Namun, durasinya lebih pendek dibandingkan dengan awal bulan,” tambahnya.

Dwikorita juga mencatat bahwa intensitas hujan akan semakin menurun pada sepuluh hari terakhir bulan Maret, seiring dengan transisi menuju musim kemarau pada April 2025.

Meskipun pada masa peralihan musim, yang sering disebut sebagai pancaroba, intensitas hujan cenderung melemah, dia tetap memperingatkan bahwa hujan lebat atau ekstrem dengan durasi pendek masih mungkin terjadi.

Dalam menghadapi peralihan musim ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi. (*)