SamarindaTitiknolKaltim

Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Soroti Kebijakan Pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto

397
×

Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Soroti Kebijakan Pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini
HARDIKNAS DI SAMARINDA -  Pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, mendapat sorotan dari Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Jumat (2/5/2025). (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, mendapat sorotan dari Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Jumat (2/5/2025). 

Pria kelahiran Kediri, 2 November 1966 ini soroti arah kebijakan pendidikan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dia tegaskan, dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran bangsa. 

Dikatakannya, pendidikan menjadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Disebutkan olehnya, Presiden Prabowo Subianto bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kinerja guru.

“Dengan begitu, guru dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban,” beber  Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Kata Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, guru saat ini tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran, tetapi juga harus mampu berperan sebagai mentor dan konselor bagi murid-muridnya.

“Seorang guru adalah sosok orang tua kedua yang hadir dalam suka dan duka untuk membimbing anak-anak bangsa mencapai cita-cita luhur mereka,” kata Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Dalam pidatonya, Saefuddin Zuhri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pendidikan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena keterbatasan sumber daya dan anggaran,” tutur Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen, baik itu orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa untuk terlibat aktif dalam proses pendidikan.

“Perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat,” ujarnya.

Sejak Oktober 2024, Kemendikdasmen telah mengambil berbagai langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan. Di bidang manajerial, dilakukan perbaikan tata kelola dan pembinaan guru.

Baca Juga:   DMI Penajam Diharapkan Jadi Garda Terdepan Solusi Umat

Di bidang kurikuler, diterapkan metode Pembelajaran Mendalam (deep learning), Test Kemampuan Akademik (TKA), serta pengenalan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Di sisi lain, penguatan karakter anak menjadi perhatian serius. Pemerintah meluncurkan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bersosialisasi, dan tidur tepat waktu. 

Menutup pidatonya, Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyerukan semangat kebersamaan untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan bermutu.

“Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua,” kata Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Upacara Hardiknas di Kota Samarinda ini turut dihadiri para pejabat perangkat daerah, kepala sekolah, perwakilan guru, pelajar, serta unsur masyarakat lainnya yang mendukung kemajuan pendidikan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.  (*)