BalikpapanTitiknolKaltim

Gerindra Dorong Lahan Eks Puskib jadi Taman Kota Balikpapan, Sedia Bozem Sampai Alun-alun

384
×

Gerindra Dorong Lahan Eks Puskib jadi Taman Kota Balikpapan, Sedia Bozem Sampai Alun-alun

Sebarkan artikel ini
MEMBANGUN TAMAN KOTA - Keberadaan lahan eks Puskib Balikpapan. Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan mendorong pemerintah Kota Balikpapan untuk membuat ruang terbuka hijau di lahan eks Puskib Balikpapan di bilangan Jalan Ahmad Yani, Kota Balikpapan. (HO/Pemkot Balikpapan)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan mendorong pemerintah Kota Balikpapan untuk membuat ruang terbuka hijau di lahan eks Puskib Balikpapan di bilangan Jalan Ahmad Yani, Kota Balikpapan. 

Fraksi Gerindra sikapi atas rencana Pemkot Balikpapan akan membangun taman kota di enam kecamatan di wilayah Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Hal ini disampaikan juru bicara Fraksi Gerindra, Siswanto Budi Utomo, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-13 Masa Sidang III 2024/2025 di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis (5/6/2025). 

Fraksi mendorong juga lahan bekas Puskib juga dialihgunakan untuk ruang terbuka hijau, taman kota yang bisa memberikan suguhan kepada masyarakat di Kota Balikpapan. 

Dalam hal ini, Fraksi Gerinda mendukung rencana menjadikan lahan eks-RSU Puskib sebagai Ruang Terbuka Hijau multifungsi yang mencakup fungsi taman, alun-alun, dan bozem. 

Menurut Siswanto, kawasan Gunung Sari, Gunung Kawi, dan Gunung Karangjati merupakan wilayah rawan banjir yang memerlukan solusi berbasis ruang terbuka dan resapan air.

Dengan pemanfaatan lahan eks-RSU tersebut, diharapkan permasalahan banjir dapat dikurangi sekaligus memberi manfaat sosial dan estetika bagi masyarakat.

Fraksi Gerindra mengingatkan agar kebijakan efisiensi anggaran daerah tidak berdampak negatif terhadap okupansi hotel dan sektor pariwisata.

Dukungan terhadap pembangunan taman dan optimalisasi pendapatan daerah melalui skema pajak yang lebih efisien dianggap sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi Balikpapan.

“Banyaknya taman akan menjadi wahana rekreasi termurah bagi warga. Tak perlu lagi keluar daerah untuk berlibur,” beber Siswanto. (*)