Nasional

Blak-blakan Presiden Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia Setara USD31 Triliun Saat Penjajahan

375
×

Blak-blakan Presiden Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia Setara USD31 Triliun Saat Penjajahan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto, merespon ketersediaan pangan di Tanah Air saat ini. (HO/Biro Pers Sekretariat Presiden)

TITIKNOL.ID — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap temuan riset yang menyebut Belanda telah merampas kekayaan Indonesia hingga setara dengan USD31 triliun selama masa penjajahan.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka ajang Indo Defence di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Menurut Prabowo, angka fantastis itu berdasarkan riset yang baru dirilis beberapa pekan terakhir.

Ia mengatakan jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini yang mencapai sekitar USD1,5 triliun.

“Bayangkan, 18 kali lipat dari seluruh produksi kita hari ini. Atau kira-kira setara dengan 140 tahun anggaran negara kita,” ujar Prabowo dalam sambutannya, menyoroti dampak jangka panjang dari praktik penjajahan yang dilakukan Belanda selama ratusan tahun.

Prabowo menekankan bahwa fakta sejarah ini harus menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia untuk menjaga dan melindungi kekayaan nasional di masa kini dan mendatang.

“Kita harus belajar dari masa lalu, agar tidak kecolongan lagi,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung sikap ramah masyarakat Indonesia yang dinilainya menjadi salah satu alasan para penjajah betah berlama-lama di Tanah Air.

“Karena kita sangat menghormati tamu, bahkan ada tamu yang ratusan tahun tidak mau pergi. Akhirnya, kita terpaksa bertempur,” ujarnya dengan nada menyindir.

Namun demikian, Prabowo menegaskan bahwa perjuangan fisik melawan penjajah sudah menjadi bagian dari sejarah.

Ia menambahkan bahwa bangsa Indonesia kini hanya akan berperang jika benar-benar terpaksa untuk mempertahankan kedaulatan dan kehormatan bangsa.

“Kita punya ajaran dari leluhur: lebih baik mati daripada dijajah kembali,” kata Prabowo menegaskan semangat nasionalisme yang harus terus dijaga oleh generasi penerus bangsa.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia hari ini merupakan bangsa merdeka dan berdaulat penuh.

Baca Juga:   Viral Bahas Soal Pemilu Saat Khotbah, Khatib di Bantul Ditinggal Jemaah Shalat Idul Fitri

Tidak ada satu pun negara yang bisa mengatur Indonesia, dan bangsa ini akan berdiri sejajar dengan negara manapun di dunia.

“Kita akan menghormati semua negara, kita akan bekerja sama, tapi kita juga akan menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri tegak dengan harga diri,” pungkas Prabowo. (*)