Samarinda

‎PLTSa Sambutan Siap Dibangun, Andi Harun Tegaskan Komitmen Wujudkan Energi dari Sampah‎

201
×

‎PLTSa Sambutan Siap Dibangun, Andi Harun Tegaskan Komitmen Wujudkan Energi dari Sampah‎

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menerima kunjungan Tim Investor Waste to Energy (WTE) di Ruang Rapat PKK, Lantai I Kantor Sekretariat PKK Kota Samarinda, Jalan Jenderal S. Parman, pada Selasa (24/06/2025) sore. (HO/Ist)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menerima kunjungan Tim Investor Waste to Energy (WTE) dalam rangka mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Selasa (24/06/2025) sore.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat PKK, Lantai I Sekretariat PKK Kota Samarinda, Jalan Jenderal S. Parman.

‎Dalam agenda tersebut, Tim WTE memaparkan hasil kajian teknis mengenai lokasi ideal PLTSa yang akan dibangun di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan.

Selain lokasi, tim juga memperkenalkan teknologi yang akan digunakan serta keunggulan sistem pengolahan sampah menjadi energi listrik.

‎Wali Kota Andi Harun menyambut baik hasil kajian tersebut dan kembali menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung realisasi proyek strategis ini.

Ia menilai PLTSa merupakan langkah besar dalam mengatasi persoalan persampahan sekaligus menciptakan sumber energi ramah lingkungan.

‎“Pemkot akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk menyangkut perizinan, kerja sama dengan PLN, serta aspek teknis lainnya agar proyek ini bisa segera direalisasikan,” tegasnya.

‎Andi Harun menyebut, progres persiapan pembangunan PLTSa saat ini telah mencapai 70 persen.

Jika tidak ada hambatan berarti, Pemkot menargetkan proyek ini dapat mulai dikerjakan paling lambat pada tahun 2026.

‎Menurutnya, kehadiran PLTSa akan membawa dampak positif ganda. Selain sebagai sumber energi terbarukan, keberadaan fasilitas ini juga akan mengurangi volume sampah yang selama ini menumpuk di TPA Sambutan.

‎Ia juga menekankan pentingnya teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan dalam pengolahan sampah, sehingga tidak hanya efisien secara energi, tetapi juga aman bagi masyarakat sekitar.

‎Teknologi Waste to Energy (WTE) merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah yang mulai banyak diterapkan di berbagai kota besar dunia.

Baca Juga:   Trofeo Friendly Match Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79 di IKN, Polres PPU Satukan Warga Lewat Sepak Bola

Samarinda diharapkan bisa menjadi kota pelopor di Kalimantan Timur dalam pemanfaatan energi bersih dari sampah.

‎“Kalau ini berhasil, bukan hanya volume sampah yang berkurang, tapi kita juga punya pembangkit yang memberi manfaat langsung untuk masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami membangun kota yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv/Ink)